Selegram Palembang Ditahan Atas Kasus Investasi Bodong

KBRN, Palembang : Alnaura Karima Pramseti alias Kanau, selegram asal Palembang Sumatera Selatan akhirnya harus meringkuk di tahanan Polsek Ilir Barat I, atas kasus investasi bodong, Sabtu (16/1/2022).

Polisi resmi menetapkan selebgram cantik berusia 30 tahun ini, warga Jl Swadaya, Kelurahan Srijaya, sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi bodong, dan arisan online, Sabtu (15/1/2022).

Pemilik butik Nau Indo ini kembali dilaporkan sejumlah korbannya yang merasa ditipu. Bahkan, sejak Jumat malam warga Jl Swadaya, Kelurahan Srijaya ini sudah diinapkan di sel tahanan Polsek Ilir Barat I, Palembang.

Dihadapan polisi tersangka Alnaura mengaku sudah memiliki itikad baik untuk membayar uang yang diinvestasikan para member kepada dirinya.

Dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya pesan singkat korban melalui media sosial, akun instagram tersangka, serta sebuah buku rekening milik suami tersangka. 

Kapolsek IB I, Kompol Roy Tambunan mengatakan, dalam kasus ini tersangka menawarkan kepada korbannya investasi butik pakaian dengan minimal investasi Rp.10 juta dan menjanjikan keuntungan sebesar 10 persen per tiga bulan. Tergiur dengan tawaran investasi ini, sebanyak 50 orang menyetor dana dengan total mencapai Rp 1 Miliar. Namun setelah tiga bulan, tersangka tidak mermberikan keuntungan yang dijanjikan.  

"ARN itu datang ke Polsek Ilir Barat I untuk memenuhi panggilan sebagai saksi, dan setelah dilakukan pemeriksaan dan berdasarkan bukti-bukti yang ada hasil dari gelar perkara tim penyelidik memenuhi untuk dinaikan sidik dan menaikan sdri Alnaura sebagai tersangka," jelas Roy Tambunan, saat keterangan pers, Sabtu (15/1/2022).

Sementara itu Alnaura mengaku hanya menawaran investasi di akun instagramnya dan warga datang sendiri untuk berinvestasi.

Namun, diakui dirinya belum bisa memberikan keuntungan seperti yang dijanjikan, karena usaha butiknya belum berkembang.

"Awalnya Naura buka inves di instagram, dan Naura kadang-kadang tidak kenal dengan member Naura sendiri." katanya. 

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 372 Jongto 378 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar