Ungkap Penyeludupan Benih Lobster, Kabaharkam Polri Beri Penghargaan Personel Polairud Polda Sumsel

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyo dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, di Mako Polairud Polda Sumsel, Rabu 18/5/2022 (Foto:Humas Polri)
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyo dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, di Mako Polairud Polda Sumsel, Rabu 18/5/2022 (Foto:Humas Polri)

KBRN, Palembang : Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyo memberikan penghargaan kepada jajaran Polairud Polda Sumsel dalam pencegahan dan penindakan terhadap upaya penyelundupan benih lobster.

Penghargaan diberikan secara langsung oleh Komjen Pol Arief didampingi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, di Mako Polairud Polda Sumsel, Rabu (18/5/2022).

Menurut Arief, penghargaan yang diberikan mengandung arti perlindungan menyeluruh terhadap alam semesta. Didalamnya terkandung tanggung jawab besar terhadap perlindungan alam hingga keamanan dan Katabidmas.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto yang telah melaksanakan tugas dengan memimpin Polda Sumsel dengan baik,” ujarnya disela-sela kegiatan pemberian penghargaan.

Dirinya menjelaskan, penegakan hukum terhadap kapal hantu merupakan hal yang sangat sulit dilakukan, tapi Ditpolairud Polda Sumsel berhasil mengukap kapal hantu yang melakukan kejahatan di perairan.

“Kita harus menggunakan kapal malaikat dimana kita memiliki niat yang bersih, menjalankan tugas dengan ikhlas akan mampu mencapai hasil, seperti yang dilakukan ini mengungkap kasus penyelundupan benih lobster dan mengamankan pelakunya,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, bahwa Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dari masyarakat yang ikut serta dalam menciptakan Kamtibmas hingga keamanan di wilayah Indonesia maupun Sumsel.

“Untuk itu harus adanya komunikasi hingga hubungan yang harmonis antara kita dengan masyarakat sehingga beberapa hal dapat dilakukan pencegahannya,” bebernya.

Tidak hanya jajaran Polairud bisa mendapatkan penghargaan ini tapi siapa saja bisa asalkan memedidikasikan untuk Katabidmas.

“Kita harapkan penghargaan ini dapat memotivasi kita bersama untuk hal Katabidmas maupun lainnya,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 28 April lalu, Ditpolairud Polda Sumsel berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 616.800 ekor benih baby lobsters (benur) senilai Rp51,8 miliar, di pinggiran Sungai Desa Merah Mata, Kabupaten Banyuasin. Tiga orang pelakunya diamankan petugas.

Sehari kemudian Ditpolairud Polda Sumsel kembali menggagalkan penyelundupan 158.800 ribu ekor benih lobster jenis mutiara dan pasir berasal yang diangkut 'Kapal Hantu' dari Lampung, dan mengamankan 6 orang pelakunya. 

Barang bukti yang bernilai sekitar Rp16 miliar lebih tersebut diduga akan diselundupkan oleh para pelaku ke Singapura maupun Vietnam melalui perairan laut Banyuasin-Batam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar