Bungai Bangkai Tumbuh Dikebun Milik Warga Lahat

KBRN, Lahat:  Warga kabupaaten Lahat khusus di RT 18 RW 06 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat dihebohkan munculnya Bunga Bangkai Amorphophallus Paeoniifolius di tengah kebun pada Minggu, (5/12/21)

Kebun tersebut milik Zubari, yang kini ramai dikunjungi warga Kabupaten Lahat untuk Bunga Bangkai itu.

"Namun karena kemaren kondisi terus hujan (Sabtu, Minggu - Red), saya baru sempat mengecek semalam, dan melihat bahwa itu Bunga Bangkai," kata Zubari, Selasa (07/12/2021). 

Diakui Zubairi, lahan yang ditumbuhi itu merupakan perkebunan yang ditanami berbagai macam tanaman, namun di bagian bawah, dia juga menanam Porang. 

"Banyak tanaman disana, saya tanam secara tumpang sari, namun baru beberapa tahun ini saya tanam Porang, setelah itu muncul Bunga Bangkai," ucapnya.

Staf Khusus Pariwisata Pemkab Lahat, Mario Andrimatik menuturkan , keberadaan Bunga Bangkai dengan nama latin Amorphophallus Paeoniifolius memang cukup langkah, untuk tumbuh di kebun sebelah tempat tinggal. 

"Yang langkah itu bukan tanamannya, kalau tanamannya bisa ditanam sendiri, namun momen ketika bunga itu mekar, itu yang langka, karena tidak ada fase pasti kapan itu akan berbunga," terangnya Selasa, (7/12/21)

Menurut Mario, Bunga Bangkai bisa ditanam, awalnya pertumbuhan Bunga Bangkai akan nampak berbatang dan berdaun layaknya Porang, dengan batang berbintik besar. 

"Saya juga tanam di halaman rumah, sudah bertahun tahun, yang saya tanam jenis Amorphophallus Titanum, atau Bunga Bangkai berjenis besar, yang tingginya bisa mencapai 3 hingga 4 meter. Namun fasenya belum masuk fase berbunga, dan hingga saat ini masih berupa batang saja," tutur dia. 

Momen tanaman jenis itu menjadi bunga itu masuk ke dalam fase generatif, pada saat fase ini, Bunga Bangkai akan mengeluarkan bau tidak sedap, yang dapat memikat kumbang dan lalat untuk membantu penyerbukan. 

"Nah saat ini, bunga bangkai itu masuk kedalam fase generatif, bakal ada penyerbukan saat dia berbunga, namun tak kunjung berbunga, dia masuk fase vegetatif," terangnya. 

Dari sisi wisata, Mario menilai, Bunga Bangkai dapat berkontribusi dalam menarik minat orang berkunjung untuk melihatnya. 

"Kalau di daerah lain, ada yang namanya kebun Bunga Bangkai, jadi bunga ini ditanam di lahan luas, ketika berbunga, maka bisa jadi tempat wisata," terangnya. 

Kendati demikian, menurut Mario, sudah banyak orang yang ingin menyaksikan secara langsung Bunga Bangkai itu. 

"Kita bisa lihat, meski hanya satu, sudah banyak yang datang, itu menandakan bahwa masyarakat sangat antusias menyaksikan dan melihat langsung, bahkan mengabadikannya," tutup Mario.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar