Dinas Pertanian Palembang Optimalkan Lahan Sawah Agar Panen Dua Kali Setahun

KBRN, Palembang : Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Palembang, Sayuti melalui , kepala bidang penyuluh dinas Pertanian dan tanaman pangan Kota Palembang, Yuli Ferry mengatakan upaya optimalisasi itu akan dilakukan dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para petani

"Lahan sawah yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Gandus, Jakabaring, Kertapati, dan Kalidoni selama ini sebagian besar berproduksi satu kali setahun, sehingga perlu dilakukan pembinaan kepada petani untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia itu," katanya.

Menurut dia, pembinaan tersebut antara lain melalui usaha intensifikasi untuk peningkatan produktivitas melalui panca usaha, dan peningkatan luas tanam atau indeks pertanaman (IP) agar produksi bisa mencapai dua kali setahun.

“Padi ini panennya satu tahun itu dua kali pada April-September dan Oktober-Maret. Saat ini kami mengajak petani untuk panen dua kali atau yang disebut IP 200, tapi perlakuannya khusus dengan menyiapkan pompa air agar nanti di musim kemarau, petani tetap bisa bekerja,” tambahnya.

Usaha intensifikasi dibutuhkan agar ada optimalisasi lahan untuk meningkatkan produktivitas persatuan luas dan meningkatkan luas pertanaman atau indeks pertanaman (IP) melalui penerapan teknologi.

Sedangkan, optimalisasi lahan dengan lahan baku yang tetap dapat meningkatkan hasil, baik luas tanam maupun peningkatan IP dan produktivitas per satuan luas dengan teknologi terapan yang sesuai kondisi setempat bersifat kekhususan lokasi.

Selain mengoptimalkan lahan untuk peningkatan produksi padi, ia memastikan, pihaknya juga berupaya melakukan pembinaan peningkatan mutu sehingga hasil panen dapat diminati pasar.

"Dengan menghasilkan produksi yang diminati pasar, petani dapat dengan mudah menjual hasil panennya yang bisa berdampak meningkatkan kesejahteraan mereka," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar