Rhodamin Masih Ditemukan di Pasar Tradisional

Foto : Diskominfo

KBRN, Palembang : Wakil Walikota Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) kota Palembang gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional. 

Sidak kali ini dilakukan di pasar tradisional Lemabang Kecamatan Ilir Timur Dua, Palembang.

Wawako Fitrianti mengemukakan, dari hasil sidak masih ditemukan bahan makanan mengandung zat berbahaya yang dijual pedagang di pasar tersebut.

“Dari 38 sampel makanan yang kita cek, terdapat satu sampel terasi mengandung Rhodamin B (zat kimia),” ujar Fitrianti, sebagaimana dikutip dari Bakohumas, Rabu (26/1/2022).

Namun menurutnya, tidak semua terasi yang dijual pedagang mengandung zat berbahaya.

"Terasi yang dalam kemasan aman, yang ditemukan zat berbahaya itu yang tidak dalam kemasan atau tidak ada dalam karung.” jelasnya.

Pada kesempatan itu Fitrianti mengajak warga Palembang memanfaatkan Pojok Pasar untuk mengecek bahan makanan, sehingga bisa diketahui keamanan bahan makanan dimaksud.

“Silahkan dicek, gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Palembang Zulkifli mengatakan, pojok pasar akan disiapkan di setiap pasar tradisional.

Dijelaskan, sampai saat ini Pojok Pasar sudah ada di lima pasar, yakni Pasar Lemabang, Pasar Palimo, Pasar Bukit Kecil, Pasar Sekip Ujung, dan Pasar 9-10 Ulu. 

“Sekarang baru ada ada di lima pasar tradisional. Secara bertahap akan disiapkan di pasar-pasar tradisional lainnya ” ujar Zulkifli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar