Cerita Budi, Petahana Kades Muara Lintang Baru, Berhasil Jalankan Program Pembangun Desa Berkat Kekompakan Warga

KBRN, Palembang: Tak mudah memang menyatukan ide dan pikiran diantara ribuan orang. 

Namun demikian, hal itu sudah menjadi tanggung jawab, Lutpan Budi Purnomo, A.M.Kep (38) selama menjadi Kepala Desa (Kades) Muara Lintang Baru,Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pria energik ini mengingat kembali masa ketika ia diberikan kepercayaan memimpin desa kelahirannya.

Saat itu, Budi sapaannya, mengaku hanya ingin menyamakan mindset (pola pikir) warganya  dalam membangun desa. 

Sebab menurutnya, keberhasilan pembangunan suatu desa atau daerah terlebih dahulu diawali dengan semangat dan kekompakan antar warga.

“Sejak awal saya ingin agar warga disini punya kekompakan. Nah, untuk bisa mewujudkan itu, mindset kita harus sama dulu ya. Kalau pembangunan dibilang mudah tidak juga, tapi itu urusan yang kesekian, yang penting waktu itu warga disini harus punya rasa kebersamaan yang tinggi,” ungkap Budi yang kembali mencalonkan diri sebagai Kades Muara Lintang Baru.

Ternyata untuk mewujudkannya tak semudah membalikkan telapak tangan.  

Mau tidak mau, Budi sering dihadapkan dengan berbagai persoalan dan aspirasi dari warganya. Akan tetapi dengan semakin banyak mendengar dan membaur, justru membuatnya lebih mudah dalam menyampaikan arah pembangunan desa kepada warga.

"Untungnya saya memang tipe orang yang suka ngobrol, warga disini sudah tau itu. Berbagai aspirasi warga itu saya tampung. Ketika ada kegiatan atau pembangunan, alhamdllah mereka saling membantu," jelas putra asli Empat Lawang ini.

Kerja kerasnya bukan isapan jempol belaka, sejumlah program pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan optimal.

Diantaranya, mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumsel karena dinilai mampu mengolah keuangan desa dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Selain itu, Budi juga pernah menyabet penghargaan dari Kementerian Desa Transmigrasi dan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) atas kerjanya menyulap sampah menjadi pupuk organik dengan hasil yang tak kalah dengan pupuk kimia.

Sekaligus, meraih penghargaan dari Departemen Keuangan karena dinilai mampu menciptakan dan menjalakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

 Bermodalkan mesin pengolah, Budi Berhasil menghasilkan pupuk organik dengan hasil tak kalah dengan pupuk kimia.

manfaat dari pupuk organik ini mampu meningkatkan hasil produksi petani. Untuk sekarung berisikan 10 Kg, hanya bermodalkan 10 ribu.

Targetnya kedepan jika kembali dipercaya untuk memipin desa Muara Lintang Baru yaitu melanjutkan pembangunan fisik yang pada periode kepemimpinnya dulu sudah mencapai 70 persen.

Kemudian, ia menilai Kades memiliki tanggungjawab untuk ikut berpartisipasi dalam memulihkan ekonomi yang dirasakan warga dalam suasana pandemi Covid-19, yang hingga saat ini masih berlangsung. 

Dia juga berharap semua program atau visi dan misi saat dirinya mencalonkan diri mendapat dukungan dari semua pihak .

“Hal ini untuk memajukan desa kita serta meningkatkan taraf hidup warga ke arah yang jauh lebih baik,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar