Pemprov Sumsel Berupaya Kendalikan Kasus PMK

KBRN, Palembang : Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memaksimalkan upaya pengendalian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak yang terdeteksi di sebagian wilayah provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.

"Kasus PMK di sejumlah daerah dalam wilayah provinsi ini sudah mulai bisa dikendalikan. Jumlah hewan ternak terutama sapi yang terkonfirmasi terserang PMK berhasil ditekan dari 200 lebih kasus kini menjadi puluhan kasus hewan yang masih sakit," kata Wagub Sumsel Mawardi Yahya, Rabu (29/6/2022). 

menurut dia, hewan ternak yang masih terkonfirmasi terserang PMK sekarang ini dalam pengawasan pihaknya bersama  tim Dinas Peternakan kabupaten/kota setempat agar tidak menularkan penyakitnya ke hewan  ternak lainnya serta diupayakan pengobatannya.

Untuk mengendalikan wabah PMK, pihaknya menurunkan tim ke daerah yang terdapat hewan ternak terkonfirmasi penyakit tersebut dan memberikan bantuan obat-obatan.

Melalui upaya tersebut diharapkan angka kasus PMK pada hewan ternak bisa terus ditekan seminimal mungkin hingga titik nol (zero PMK), ujarnya.

Sementara sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan Ruzuan Efendi mengatakan pihaknya mengusulkan pemberian 500 ribu vaksin hewan untuk mengatasi wabah PMK pada hewan ternak yang kini ditemukan di delapan kabupaten dan kota.

"Permintaan vaksin hewan tersebut sudah direspon pusat dan diperkirakan akan dikirim ke daerah ini pada Juli - Agustus 2022," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar