Herman Deru Minta Pelaku UMKM Tak Terbentur Permodalan

KBRN, Palembang : Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong masyarakat untuk lebih mengenal manfaat perbankan.

Maka, dibentuklah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) semester I tahun 2022 yang resmi dikukuhkan pada Selasa (25/1/2022).

Koordinator TPKAD ini adalah setiap Sekda Kabupaten/Kota. Untuk sementara itu ada 10 daerah yang dipilih, yaitu Kabupaten Empat Lawang, Lahat, LubukLinggau, Muba, Musi Rawas, Muratara, Ogan Ilir, OKU Timur, OKU Selatan dan Prabumulih.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan untuk tugas para sekda yang ditunjuk itu adalah mempertajam tentang ketergantungan masyarakat terhadap perbankan dengan target masyarakat bisa hidup nyaman dan aman dalam bertransaksi di perbankan.

Terkhususnya, agar para pelaku IKM dan UMKM tidak lagi terbentur dengan persoalan permodalan, mengingat ketersediaan dana cukup besar, yaitu Rp4 triliun.

“Kita berkomitmen untuk membangun pembangunan akses keuangan daerah, yang mana dalam rapat bekerja dengan semua pihak agar masyarakat kita yang tadinya tidak paham terhadap manfaat menjadi nasabah perbankan menjadi paham,” jelasnya.

Herman Deru menambahkan pemimpin daerah punya tanggungjawab moril untuk terlibat dalam memperbaiki perekonimian masyarakat.

Oleh karena itu, kata Deru, para Sekda tersebut harus bisa bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama OJK 7 Sumbagsel untuk duduk bersama mencari solusi dari berbagai permasalahaan yang kerap terjadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar