Gandeng Unsri, Bangka Belitung Segera Miliki Fakultas Kedokteran

KBRN, Palembang: Keinginan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk memiliki fakultas kedokteran dipastikan akan segera terwujud. Universitas Sriwijaya Palembang memberikan dukungan penuh kepada Pemprov Babel untuk mendirikan fakultas kedokteran di Universitas Bangka Belitung (UBB).

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengungkapkan, dukungan penuh Unsri merupakan langkah progresif dalam rencana percepatan pendirian fakultas kedokteran di UBB. Selanjutnya, pihak terkait akan melengkapi syarat administrasi untuk diajukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Insyaallah bulan Oktober nanti secara administrasi sudah lengkap dan akan segera kami ajukan ke Kementerian (Kemendikbud-red). Kami berharap mudah-mudahan ada persetujuan dari Pak Menteri,” ujar Erzaldi di Palembang, Kamis (23/9/2021).

Erzaldi mengatakan, memiliki fakultas kedokteran di UBB telah lama menjadi keinginan daerahnya karena saat ini hanya tertinggal dua provinsi yang belum memiliki fakultas kedokteran, masing-masing Bangka Belitung dan Gorontalo. Kebutuhan pendirian fakultas kedokteran pun semakin mendesak karea minimnya jumlah tenaga kedokteran di Bangka Belitung.

“Sebagai provinsi kepulauan, tenaga kedokteran itu sangat dibutuhkan. Dari pengalaman kami menangani pandemi Covid 19 ini sangat terasa sekali bahwa kami sangat kekurangan tenaga dokter,” beber Bupati Bangka Tengah dua periode ini.

Sementara itu, Rektor Unsri, Annis Saggaff, memastikan dukungan penuh untuk pendirian fakultas kedokteran di UBB. Tidak hanya untuk kepentingan pendidikan dibidang medis tapi juga untuk mengurangi kapasitas layanan medis dari Bangka Belitung ke Sumatera Selatan.

“Kondisi saat ini kita kekurangan dokter. Kalau di Babel tidak ada fakultas kedokteran maka kebutuhan layanan di RS nya tentu terbatas dan akan semakin banyak yang berobat ke Palembang. Sementara Sumsel jumlah dokter di Sumsel yang ada juga terbatas. Berdasarkan kajian, untuk memenuhi kebutuhan rasio ideal dokter 1:1000 itu harus menunggu 32 tahun, apalagi Babel. Jadi pasti kami akan dukung penuh,” cetus Annis.

Dikatakan Anis, Unsri akan mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan fakultas kedokteran di UBB. Dirinyapun optimis, selangkah lagi tahapan administrasi di tingkat pemerintah Pusat akan dapat dilalui dengan lancar.

“UBB ini kan universitas negeri, tentunya Pemerintah Pusat juga wajib men-support itu,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00