Palembang Kesulitan Sasar Vaksinasi Lansia

Kadinkes Palembang, Fenty Aprina

KBRN, Palembang : Meski capaian vaksinasi di Palembang menjadi yang tertinggi di kabupaten kota dengan capaian hampir mencapai 80 persen, namun prestasi itu tidak untuk capaian vaksin lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, merinci, capaian vaksin Lansia di Palembang baru mencapai 50 lebih persen, masih kurang dari target minimal 60 persen yang sudah ditetapkan.

"Hasil vaksin lansia kita untuk lansia belum maksimal, seharusnya minimal 60 persen. Kami baru mencapai 50 persen sekian, makanya kita kejar dulu," ungkapnya usai meninjau pelayanan kesehatan di Puskemas 23 Ilir Palembang, Selasa (7/12/2021).

Menurut Fenty, beragam faktor penyebab masih rendahnya vaksinasi lansia di Palembang, diantaranya faktor komorbid atau penyakit penyerta yang diidap lansia.

"Komorbid sendiri saat ini sudah bisa divaksin dengan syarat ada surat keterangan dari dokter yang merawat, mungkin banyak lansia kita yang tidak memeriksakan kesehatannya terus menerus kepada dokter sehingga untuk surat ketengan dokter tidak mereka dapatkan sehingga vaksinator ragu untuk memberikan suntikan," bebernya.

Ia mengungkapkan, untuk menyasar vaksinasi lansia, pihaknya melakukan vaksin dari rumah kerumah melalui Puskesmas setempat. Ia menargetkan, akhir tahun 2021 vaksinasi lansia mencapai target minimal 60 persen.

"Gerai vaksin di tingkat kelurahan, kita ada program  door to door, mudah mudahan cakupan vaksin lansia akhir Desember bisa kita capai," tambahnya.

Ia mengungkap, secara umum capaian vaksinasi di Palembang mencapai 77,54 persen, dosis pertama, dan dosis kedua mencapai 69 persen. Dosis ketiga untuk nakes mencapai 84 persen. Capaian ini lebih tinggi dari rata rata nasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar