Optimalkan Pembuatan Dokumen Khusus Difabel, Disdukcapil Jemput Bola

Pelayanan Disdukcapil

KBRN, Palembang : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Selatan (Dukcapil Sumsel) berupaya mengoptimalkan sosialisasi pelayanan pembuatan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat penyandang disabilitas dengan menerapkan skema "jemput bola".

Kepala Bidang Fasilitasi Kependudukan Dinas Dukcapil Sumsel Ferry di Palembang, mengatakan pengoptimalan tersebut dengan membentuk sebanyak empat tim terpadu masing-masing beranggotakan petugas dari Dukcapil, Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.

"Tim tersebut mensosialisasikan pembuatan adminduk berupa biodata diri, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA) terhadap seluruh penyandang disabilitas di 17 kabupaten dan kota sesuai pembagian wilayah masing-masing." Kata Ferry, Minggu (26/6/2022).

Diantaranya seperti tunawicara, tunarungu, tunanetra, tunagranita, autisme mulai dari anak usia 0-17 tahun untuk biodata diri, KIA, dan di atas 17 tahun untuk KTP-el.

Bagi yang berusia 16 tahun sudah bisa dilakukan perekaman, kemudian ketika usianya cukup (17 tahun) tinggal dilakukan pencetakan KTP-el,”imbuhnya.

Ia menilai penerapan skema jemput bola tersebut cukup efektif untuk melayani pembuatan adminduk para penyandang disabilitas dibandingkan bila hanya menunggu mereka datang ke kantor Dinas Dukcapil di daerahnya.

Hal tersebut terbukti, lanjutnya, dalam setahun terakhir setidaknya sudah 60 persen dari 2.656 orang anak penyandang disabilitas di Sumsel memiliki KIA, di antaranya 300 orang berasal dari Kota Palembang

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar