Palembang Bentuk Tim Cegah Klaster COVID-19 di Sekolah

foto : ist

KBRN, Palembang : Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan membentuk tim kesehatan di sekolah untuk mengantisipasi munculnya  klaster COVID-19 di sekolah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dari Dinas Kesehatan (P2P Dinkes) Palembang, Yudhi Setiawan, menjelaskan, pihaknya menugaskan tim dari Puskesmas untuk memantau kepatuhan sekolah terhadap prokes. Hal ini dilakukan setelah mendapat laporan siswa terpapar COVID-19

Sebelumnya, Dinkes Palembang menerima laporan bahwa siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) terpapar COVID-19 setelah mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran baru.

"Iya benar ada 10 pelajar SD dan SMP yang terpapar COVID-19," katanya, Minggu (7/8/2022).

Pihaknya pun gencar melakukan upaya preventif penyebaran COVID-19 secara luas kepada pihak sekolah, dengan melakukan testing dan tracing di instansi pendidikan yang bersangkutan

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Ahmad Zulinto menambahkan, dirinya sudah menerima laporan dari Dinkes soal 10 siswa positif tersebut. Ia menghimbau agar seluruh sekolah dapat mengantisipasi persoalan semacam itu dengan cepat.

"Jangan sampai hal ini terjadi lagi. Artinya sekolah harus prokes lebih ketat agar tetap PTM," timpalnya.

Disdik dan Dinkes Palembang juga akan memeriksa ke sekolah yang memiliki siswa terpapar COVID-19. Mereka akan menelusuri, apakah penyebaran terjadi akibat faktor eksternal atau penularan internal di sekolah.

"Mudah-mudahan kasus COVID-19 segera diatasi. Kami akan melakukan cek ke lapangan, melihat apa karena kelalaian atau ada klaster dari luar yang membawa ke sekolah," tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar