Gunakan Aspal Goreng, Pemprov Targetkan 2022 Sumsel Bebas Lubang

KBRN, Palembang : Pemprov Sumsel melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang menggandeng PT. WIKA Bitumen  untuk perbaikan jalan rusak ringan melalui Program Sumsel Bebas Lubang Tahun 2022. Program ini secara resmi diluncurkan oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya di Jl. Kolonel Sulaiman Amin Palembang, Selasa, (7/12/2021) pagi.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya, mengungkapkan, Pemprov Sumsel akan terus  melakukan upaya penanganan terhadap sejumlah ruas jalan  yang mengalami rusak ringan sehingga tidak menjadi rusak parah.

"Perbaikan ini kita khususkan untuk jalan-jalan yang mengalami rusak ringan dan kita tutupi dengan aspal goreng dan Cold Paving Mix Asbuton (CPHMA)," ujar Mawardi dalam siaran pers diterima RRI.

Mawardi berharap, dengan diperbaikinya jalan-jalan yang rusak ringan tersebut Pemerintah Kota dan Kabupaten menjadikannya sebagai acuan sehingga dapat di realisasikan hingga ke daerah-daerah.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Prov Sumsel untuk mensosialisasikan kepada Dinas PU dan Tata Ruang yang ada di Kabupaten/kota  untuk menggunakan Aspal Goreng dan CPHMA  dalam kegiatan perbaikan jalan di daerah.

"Perbaikan jalan yang mengalami rusak ringan yang kita lakukan hari ini akan menjadi acuan bagi  Kabupaten/kota. Dinas PU Provinsi saya mintakan untuk mensosialisasikan Apal Goreng dan  CPHMA  ini   agar   mereka juga menggunakannya," imbuhnya

Menurut Mawardi, penggunaan Apal Goreng dan CPHMA untuk menampal jalan yang berlubang lebih gampang digunakan.

"Keistimewaan dari Aspal Goreng ini juga kita bisa langsung menggunakannya tanpa dipanaskan lagi, karena setelah kita beli langsung bisa digunakan tentu ini mempermudah dan mempercepat pengerjaan di lapangan," katanya.

Diujung sambutannya, Wagub mengapresiasi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Prov Sumsel bersama PT. WIKA yang sigap membentuk satgas tindak cepat penanganan jalan dengan menggunakan Aspal Goreng CPHMA.

"Saya berharap metode yang kita gunakan ini dapat menuntaskan permasalahan jalan berlubang. Dan saya beri apresiasi kepada PU karena telah mengambil langkah sigap ," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU BM dan Tata Ruang Prov Sumsel, Dharma Budi mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Herman Deru, PU BM tidak memandang hak dan kewenangan dalam memperbaiki jalan.

"Beliau juga berpesan agar tidak ada pembagian kewenangan di lapangan apalagi dalam perbaikan jalan jadi kami sepakat untuk mengerjakannya walaupun wilayah ini wewenang Pemerintah Kota Palembang,” tegasnya.

Dilain pihak Direktur PT.  Wihaya Karya (WIKA) Bitumen, Bambang Dwi Wujayanto mengungkapkan ke rasa senangnya dapat bekerja sama dan bersinergi dalam membangun infrastruktur di Sumsel.

"Alhamdulillah pihak kami bisa bersinergi dalam membangun infrastruktur di Sumsel, dan kami berharap ini bisa berjalan dengan berkesinambungan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar