Pantai Marina Destinasi Unggulan Libur Lebaran Semarang

KBRN, Semarang: Pantai Marina Semarang menjadi salah satu destinasi diserbu masyarakat di libur Lebaran.

Pantai menawarkan desiran ombak, serta indahnya sunset tak pernah sepi pengunjung.

Pada pandemi Covid-19, Pantai Marina sempat tutup selama empat bulan. 

Namun, pada libur Lebaran 1442 Hijriah ketika sebagian obyek wisata ditutup, Pantai Marina tetap beroperasi dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Pantai Marina tetap menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kota Semarang, apalagi dengan harga tiket yang relatif terjangkau sebesar Rp5 ribu.

Panorama di Pantai Marina menyuguhkan ketenangan serta membuat rileks pengunjung.

Wisatawan asal Semarang Norma mengatakan, meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19 tetap berwisata demi membahagiakan buah hatinya.

Ia mengaku, tetap khawatir dengan potensi penularan Covid-19 di obyek wisata, sehingga memilih untuk menjauhi kerumunan.

“Khawatir tetap, tapi bagaimanapun demi menuruti keinginan anak-anak. Yang penting tetap mematuhi protokol kesehatan serta menjauhi kerumunan,” jelasnya.

Sementara itu, Tini pedagang yang sudah tujuh tahun menggeluti profesi tersebut mengaku selama pandemi omzetnya pasang surut.

Ia mengatakan, libur Lebaran seperti sekarang lonjakan pengunjung tak seperti tahun sebelum mewabahnya Covid-19.

“Selama adanya Covid-19 pendapatan pasang surut, tergantung jumlah pengunjung yang berwisata,” tuturnya.

Momen liburan identik dengan lonjakan pengunjung, penerapan protokol kesehatan di masa pandemi menjadi perhatian serius.

Selain potensi terciptanya klaster baru penularan covid-19 di lokasi wisata juga berpeluang meningkatnya sampah di sekitar pantai.

Seperti diungkapkan wisatawan asal Tegal, Candra, tata kelola sampah di pantai marina belum sepenuhnya maksimal terlihat dengan banyaknya sampah berserakan.

“Peningkatan yang harus dilakukan manajemen untuk pengelolaan sampah, tempat sampah masih kurang serta masih kurangnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00