Puncak Peringatan 25 Tahun Mengabdi Akabri 96

KBRN, Semarang :  Ribuan paket bantuan sosial (bansos) dilepas oleh keluarga Besar Alumni Akabri 96 Bharatasena, bertempat di balai kota Surakarta. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, secara resmi melepas pembagian paket bansos ini yang dikhususkan bagi warga Surakarta yang terdampak pandemi covid-19, Kamis (23/9) pagi.

Menurut Kombes Ade, paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan konsumsi sehari-hari dengan harapan warga terdampak tetap bersemangat mencari nafkah, sekaligus mendorong masyarakat untuk memupuk jiwa sosial membantu sesama yang membutuhkan di masa pandemi ini.

"Jumlah pastinya, bansos sembako yang kita bagikan berjumlah 3300 paket. Kami juga menyisipkan paket masker untuk dipakai sehari-hari," ungkap Kapolresta.

Ditambahkan, selain pembagian sembako, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Kamis (23/9) ini adalah

 vaksinasi dengan target 1500 peserta serta pelatihan UMKM yang diikuti 263 pelaku usaha kecil menengah.

"Vaksinasi dan pelepasan secara simbolis bantuan sosial kami laksanakan di Balaikota Surakarta, sedangkan pelatihan untuk pejuang UMKM dilangsungkan di aula Mapolresta," tandas Kombes Ade.

Dijelaskan, rangkaian pembagian ribuan paket sembako, vaksinasi massal dan pelatihan UMKM yang dilaksanakan ini merupakan puncak rangkaian perayaan pengabdian 25 Tahun alumni Akabri 96 wilayah jateng.

Sebelumnya kegiatan vaksinasi massal dan pelatihan UMKM telah digelar dan mendapat respon positif masyarakat.

"Untuk kegiatan terdahulu sudah dilaksanakan sejak pertengahan September lalu, berupa vaksinasi massal di Unisri dan Balaikota serta pelatihan UMKM berbasis digital untuk pelaku usaha kecil menengah di hotel Solia Zigna," tambahnya.

Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa yang hadir di acara itu menegaskan, Kota Surakarta amat terbantu dengan rangkaian kegiatan yang digelar alumni Akabri 96.

"Apa yang sudah dilakukan sangat membantu masyarakat di masa pandemi ini. Apalagi kita sempat berkolaborasi untuk melaksanakan swab antigen secara sampling. Hasilnya 140 siswa dan 37 pengajar ditemukan negatif," ungkapnya.

Ditambahkan, saat ini jumlah guru dan murid sekolah di Kota Surakarta yang sudah divaksin mencapai 75 persen. Andil alumni Akabri 96 dalam mempercepat vaksinasi di kalangan masyarakat termasuk murid sekolah cukup besar.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy selaku koordinator alumni Akabri 96 wilayah Jateng menyatakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 25 tahun pengabdian alumni Akabri 96 di Surakarta ini berjalan lancar, bahkan melampaui target.

"Lebih dari 500 orang mengikuti dua pelatihan UMKM yang diselenggarakan, sementara untuk rangkaian kegiatan vaksinasi massal termasuk yang dilaksanakan hari ini diikuti sekitar 10 ribu orang." tambahnya.

Kabidhumas menerangkan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas peran serta masyarakat dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati 25 Tahun alumni Akabri 96 Bharatasena ini.

"Termasuk rekan-rekan mahasiswa, santri dan pemerintah Kota Surakarta. Kami mengucapkan banyak terima kasih. Selanjutnya kami memohon doa agar kami dapat terus membaktikan diri serta memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara," ungkapnya.

 (Bidhumas Polda Jateng).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00