Jalan Poros Desa Wonopringgo - Ketintang Kidul Kini Mulus

KBRN, Pekalongan : Peresmian jalan Desa Wonopringgo, Kamis (27/12022) merupakan rangkaian pembangunan Kabupaten Pekalongan tahun 2022, salah satunya program ‘’Jalan Alus Rejeki Mulus’’ yang digaungkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM.

Sejak dilantik menjadi Bupati Pekalongan pada 2021 lalu, salah satu visi misi pembangunan Fadia Arafiq adalah membangun seluruh jalan di Kabupaten Pekalongan menjadi halus dan layak, atau biasa disebut program pembangunan ‘’Jalan Alus Rejeki Mulus’’.

Pihaknya mengambil kebijakan tersebut sesuai keinginan masyarakat Kabupaten Pekalongan saat dirinya berdialog dengan masyarakat di masing-masing wilayah. Mereka mengeluhkan masih banyaknya jalan rusak di Kabupaten Pekalongan yang menghambat aktivitas mereka.

‘’Jalan itu mau tempat bagus kaya apa, kalau jalannya rusak ya percuma. Contohnya kalau wisata sebagus apa kalau aksesnya susah, ya sulit juga. Oleh sebab itu, program pembangunan ‘Jalan Alus Rejeki Mulus’ masuk dalam 4 program prioritas kami di tahun 2022 ini,’’ kata Fadia Arafiq, saat melakukan peresmian jalan di Desa Wonopringgo.

Dia juga menyampaikan, dengan dibangunnya poros jalan yang menghubungkan Desa Wonopringgo sampai Desa Ketitang Kidul Kecamatan Bojong, merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Desa Wonopringgo untuk menikmati akses jalan yang halus dan memadai.

‘’Ini memang jalan poros desa sudah lima tahun belum diperbaiki. Tetapi saat ini memang mau saya ambil alih poros desa ini untuk bisa kami lakukan perbaikan supaya tidak rusak terus,’’ tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala DPU TARU Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto juga menyampaikan, pembangunan jalan poros Desa Wonopringgo sampai Desa Ketitang Kidul yang saat ini diresmikan, dibangun dengan panjang lintasan 300 meter, dan total anggaran yang ditaksir capai Rp 190 juta.

‘’Ini merupakan suatu perhatian ibu bupati, sehingga beliau berkenan untuk meresmikan. Dan harapannya, bahwa jalan ini ke barat akan tembus ke jalan provinsi yaitu lintasan  Bojong sampai Kajen. Sehingga menurut saya ini sangat strategis untuk dilanjutkan, dan ini terserah pada pak lurah untuk kebijakannya, karena sudah masuk jalan desa,’’ jelasnya.

Bambang mengemukakan, penerangan dua titik lokasi di poros jalan Desa Wonopringgo yang menjadi keluhan masyarakat, akan segera pihaknya tindak lanjuti. ‘’Jadi untuk dua titik lokasi yang belum ada penerangan di poros jalan ini akan segera kami upayakan supaya segera dipasang,’’ ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Wonopringgo Slamet Haryanto juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan yang telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Wonopringgo, sehingga masyarakat bisa menikmati akses jalan yang halus.

‘’Atas nama masyarakat Wonopringgo saya mengucapkan terimakasih dengan terbangunnya jalan poros yang secara kewilayahan ada di Rowokembu tetapi penggunaannya Desa Wonopringgo,’’

‘’Jalan ini merupakan jalan terbengkalai karena selama 5 tahun belum bisa dilakukan pembangunan padahal sudah rusak. Alhamdulilah tahun ini bisa direalisasi,’’ ungkap Kepala Desa Wonopringgo Slamet Haryanto.(Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar