Banjir Rob, Sejumlah Motor Mogok dan Dievakuasi Jasa Angkut

KBRN, Semarang : Ketinggian banjir rob di kawasan Pelabuhan dan Industri Tanjung Emas Kota Semarang pagi ini terpantau sekitar 60 cm.

Akibatnya, sejumlah motor dan mobil milik pekerja kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas, mogok.

Salah satu pemilik motor, Al mengatakan, motor miliknya mogok akibat banjir rob yang terjadi beberapa hari lalu. Untuk itu, motornya terpaksa harus dievakuasi menggunakan jasa pengangkutan.

"Ini saya ambil sekarang mas, sudah dua hari terendam banjir. Cukup parah tingginya. Kalau tidak segera diambil nanti malah rusak," ujarnya kepada RRI, Rabu (25/5/2022).

Sementara itu, pemilik jasa angkut Dwi mengaku baru pertama kali mengevakuasi sepeda motor milik para korban dalam kejadian banjir rob ini. Setiap pengangkutan, biaya yang ditawarkannya yakni Rp 150 ribu per motor. 

"Sekali angkut per motor Rp 150 ribu, itu sudah saya antar sampai ke rumah. Ini dapat orderan dalam rob ini dikasih temen. Nanti ya kesini lagi untuk menawarkan jasa angkut bagi masyarakat terdampak," pungkasnya.

Dalam pantauan siang ini, sejumlah petugas gabungan TNI/Polri bersinergi membantu warga mengevakuasi sepeda motor mereka. Selain itu, para pekerja di kawasan tersebut juga nampak menumpangi truk tronton dan truk milik kepolisian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar