Dies Natalis Ke-35, FH USM Gelar Orasi Ilmiah

Dies Natalis Ke-35, FH USM Gelar Orasi Ilmiah .jpeg

KBRN, Semarang :  Sebagai rangkaian memeringati Lustrum ke-7 atau Dies Natalis Ke-35 dengan tema 'Menuju Kualitas Unggul', Fakultas Hukum (FH) Universitas Semarang (USM) menggelar Orasi Ilmiah dan Ghatering FH USM di auditorium Ir Widjatmoko Universitas Semarang, Selasa (28/6/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor USM yang diwakili oleh Wakil Rektor III USM Dr Muhammad Junaidi SHI MH, Dekan Fakultas Hukum USM Dr Amri Panahatan Sihotang SS SH MHum, Direktur Pasca Sarjana USM Dr Indarto SE Msi, para Dekan Fakultas Hukum beberapaPergurauan Tinggi di Semarang Raya, Dekan USM, Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, Ketua BPM USM Dr Ardiani Ika SSE MMAk CA CPA, Ketua dan anggota Senat FH USM, Dosen seta tenaga penunjang FH USM, Ketua Ikatan Alumni (IKA) FH USM Budi Prayitno SH MH, Pengurus BEM dan Dema, serta mahasiswa FH USM.

Wakil Rektor III USM Dr Muhammad Junaidi SHI MH yang mewakili Rektor USM Dr Supari ST MT mengatakan, luatrum ke-7 menjadi momentum terpenting dalam melihat Fakultas Hukum menjadi salah satu yang memberikan kontribusi bagi nusa dan bangsa.

"Kemudian, dalam lustrum ke-7 ini, menjadi slah satu wujud dari Fakultas Hukum yang nantinya benar-benar memiliki suatu bentuk konsistensi dan efisistensi," ungkap Junaidi.

"Saya menegaskan terdapat kado spesial, yaitu banyak alumni yang menjadi pimpinan organisasi selain hakim dan advokat," tandas Junaidi.

Alumni tersebut antara lain Kairul Anwar SH MH sebagai Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Semarang, Dr Aan Tawli SH MH sebagai Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Jawa Tengah, serta Zainudin yang menjadi dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Semarang.

Telah hadir dalam acara tersebut Ketua IKA FH Budi Prayitno SH MH yang telah menjadi Kepala Pengadilan Lumajang, serta Dekan Fakultas Hukum Unwahas Dr Mastur SH MH.

"Kebanggaan dosen bukanlah apa-apa, kebanggaan dosen adalah melihat anak didiknya sukses. Inilah yang menjadi inspirasi FH USM khususnya, dalam rangka melihat sejauh mana eksistensi fh dalam menjadikan suatau bangsa dan negara bukan dilihat dari kebijakan ekonomi melainkan dari kebijakan hukumnya," imbuh Junaidi.

Berdasarkan fenomena pemerintah gagap dalam dalam menciptakan UU Cipta Kerja contohnya, yang akhirnya Mahkamah Konstitusi menyatakan, Konstitusial bersyarat yang artinya mejadi suatu keputusan dianggap baru, yag menjadikan pemerintah harus menyesuaikan dengan UU No.12 Tahun 2011.

Junaidi juga berharap, Fakultas Huku, menjadi refleksi bagaimana mampu meciptakan perubahan hukum yang sesuai kebutuhan hukum saat ini. Serta, memiliki fungsi dan mendorong pemerintah untuk memformulasikan hukum di masyarakat menjadi hukum yang positif.

Adapun Orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalies ke -35 ini disampaikan oleh Dr Sukimin SH MH dengan judul 'Politik Hukum Penambahan Periodesiasi Masa Jabatan Presiden' yang berisi penolakan terhadap penambahan periode masa jabatan Presiden tanpa sebuah perubahan konstitusi.

Karena, yang pertama, masa kepemimpinan yang tanpa batas sama dengan membelenggu regenerasi kepemimpinan. Kedua, bertentangan dengan spirit yang melahirkan greakan reformasi. Ketiga, kekuasaan lembaga saling menyeimbangi, sehingga diperlukan pembatasan kekuasaan.

Keempat, dengan pembatasan periode, akan menjaga Negara Indonesia sebagai negara demokrasi. Dan kelima, mempertegas sistem pemerintahan yang tertera dalam amandemen UUD 1945, yaitu paling banyak dua periode. 

Penyelenggaraan pendidikan tinggi merupakan suatu sistem yang sangat kompleks, yaitu dapat menghasilkan lulusan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat, maka diperlukan sistem manajemen yang efektif serta dibutuhkan dana dan sumber daya dalam kuantitas dan kualiats yang memadai.

Dalam laporan Dekan Fakultas Hukum USM Dr Amri Panahatan Sihotang SS SH MHum mengatakan, laporan penyelenggaraan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Semarang merupakan hasil evaluasi diri dari kegiatan yang telah diselenggarakan, serta sebagai fungsi manajemen yang utama dalam pengelolaan kelangsungan hidup dalam suatu pendidikan.

"Evaluasi penyelenggaraan merupakan salah satu fungsi manajemen yang utama dalam pengelolaan kelangsungan hidup dalam suatu pendididkan, karena dengan evaluasi dapat diketahui kualitas kinerja dan kualitas hasil penyelenggaraan pendidikan tinggi," ujar Amri.

Amri juga mengakatakan, dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pada setiap tahun mahasiswa yang tergabung dalam FH terus bertambah secara signifikan. Sehingga, saat ini mencapai sekitar 2.000 mahasiswa mengenyam pendidikan di FH USM, serta telah meluluskan sebanyak 3.334 mahasiswa yang diseluruh Indonesia dan mancanegara, dimulai sejak berdirinya Politeknik Semarang.

Para dosen dan mahasiswa turut aktif dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk mempublikasi hasil penelitian dosen ataupun mahasiswa, FH USM telah memfasilitasi dengan adanya jurnal humani bagi hsil penelitian dosen yang telah meraih akreditasi SINTA 4, Semarang Law Review yag diperuntukkan untuk mewadahi penelitian mahasiswa, serta jurnal Kadarkum untuk publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat.

Selama Covid-19, sebanyak lima mahasiswa yang lolos dalam program MBKM, tujuh mahasiswa lolos dalam program KMMI. Disamping itu, dua mahasiswa  dalam bidang non-akademik, telah mengahrumkan bangsa Indonesia di kancah Internasinal yaitu Alfeandra Dewangga Santosa dan Christian Adinata.

Kontribusi FH USM kepada masyarakat menengah kebawah yang sedang membutuhkan bantuan hukum, yaitu dengan berdirinya Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) yang telah terakreditsi oleh Kememkuham.

Dan sebagai mitra Pemerintah Kota Semarang dan sebagai laboratorim Kota Semarang, FH USM telah membentuk Pusat Studi Gender dan Anak, dalam rangka meningkatkan peran di masyarakat dan meningkatkan kualitas pengelolaan.

Telah hadir pada acara ini, para Dekan Fakultas Hukum UNNES, UNIKA, UPGRIS, UNWAHAS, UKH, Universitas Ngudi Waluyo, UNISBANK, UNTAG, UNISSULA dan yang lainnya. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba debat hukum FH USM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar