Laksanakan Tes SKD CPNS 2021, Jika Ada Yang Menjanjikan Bisa Membantu Meloloskan, Kakanwil Kemenkumham Jateng Pastikan itu Penipu

KBRN, Semarang Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan  menggunakan Computer Assisted Test (CAT) bagi CPNS 2021 Kemenkumham. Seleksi CPNS yang diikuti sebanyak 24.709 peserta tersebut akan dilaksanakan selama 17 hari, mulai Selasa 18 Oktober hingga 4 November 2021 di kampus UNNES, Gunungpati Semarang.

“Jadi hari ini kita memulai seleksi hari pertama CAT untuk Seleksi Kompetensi Dasar. Jumlah seluruh peserta yang sudah lulus administrasi itu sebanyak 24.709 orang. Sedangkan yang akan diterima sebanyak 598 orang,” ungkap Kakanwil Kemenkumham Jateng A. Yusparuddin kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan tes hari pertama, Selasa (19/10).

“Hari ini kita akan meyelenggarakan 3 sesi tes. Satu sesinya akan diikuti 505 orang peserta. Sehingga tes hari ini akan diikuti 1515 orang. Dan ini akan berlangsung selama 17 hari hingga tanggal 4 November,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yusparuddin menjelaskan bahwa Formasi khusus untuk Kanwil Jawa Tengah ini yang akan diterima sebanyak 508 orang dan nantinya akan dibagi ke seluruh Wilayah Jawa Tengah.

“Di Jateng kita punya 71 Unit Pelaksana Tehnis (UPT), yaitu 6 UPT Pemasyarakatan, 7 Imigrasi, dan 1 UPT Badiklat. Dan yang paling banyak tentu Pemasyarakatan, yaitu 558 orang untuk penjaga tahanan. Karena kita mempunyai Lapas Rutan yang paling besar di Indonesia, yakni 62 UPT Pemasyarakatan,” ujarnya.  

Kepada wartawan Yusparuddin juga mengungkapkan, bahwa pihaknya berharap peserta tes tidak ada yang coba-coba menggunakan jalan pintas dalam mengikuti  tes CPNS ini.

“Saya berharap peserta tes CPNS di Kemenkumham Jateng  ini tidak ada yang curang coba-coba menggunakan jalan pintas, degan cara membayar dengan uang misalnya. Karena jika ada yang mengaku bisa membantu meloloskan tes CPNS ini dengan cara membayar sejumlah uang, saya pastikan itu penipuan,” tegasnya.

“Jadi ini harus bersih. Jangan sampai peserta ini kerena keinginannya yang sangat luar biasa untuk bisa menjadi PNS, sehingga berupaya mencari-cari untuk bisa masuk dengan cara membayar. Itu pasti tidak ada ,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan tes CPNS tersebut ditererapkan protokol kesehatan, mulai dari depan pintu masuk Unnes. Disamping itu juga disediakan ruang khusus untuk medis, ruang khusus untuk peserta disabilatas dan peserta yang sedang hamil. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00