Kanim Kelas I Non TPI Gelar Media Gathering

KBRN, Pati : Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pati menggelar konferensi pers (media gathering) terkait capaian kinerjanya selama setahun terakhir ini. Media gathering dilakukan di ZEITo Kopi & Teras Sore Desa Jontro, Kecamatan Wedarijaksa, Selasa (7/12/2021).

Capaian kinerja Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati yang disampaikan pada media gathering itu, di antaranya pelayanan dan verifikasi dokumen perjalanan keimigrasian (paspor) keluar negeri, izin tinggal WNA , dan penindakan terhadap pelanggaran keimigrasian.

Menanggapi pertanyaan awak media terkait pelayanan paspor haji, Kepala Kanim Kelas I Non TPI Pati Hasanin diwakili Kasubseksi Verifikasi dan Adjudikasi Dokumen Perjalan Farhan Ferdiansyah mengatakan, untuk paspor haji Kantor Imigrasi hanya melayani pembuatan bagi CHJ 2020, karena di 2020 tidak ada pemberangkatan haji.

Dengan demikian, pada 2021 untuk pemberangkatan haji 2020. “Tapi pada kenyataannya pada 2021 tetap tidak ada pemberangkatan untuk calon jamaah haji. Jadi kemungkinan akan dilimpahkan CJH 2020. Sedang untuk umroh sendiri, memang sampai sekarang belum ada pemberangkatan, tapi tetap ada calon pemohon paspor untuk kegiatan umroh tetap kita layani,” katanya.

Sementara untuk penindakan bagi WNA yang melanggar ketentuan keimigrasian, kata Kasubseksi Penindakan Keimigrasian Angga Adwiyantara, selama 2021 pihaknya telah melakukan penindakan terhadap tiga orang WNA. “Pertama di Juli WN Korsel perihal pelanggaran keimigrasian, yang bersangkutan sempat menjalani hukuman di rutan Jepara, karena melanggar UU Keimigrasian pasal 22. tu penindakan pada Februari tapi baru bisa dilakukan pemulangan atau deportasi pada Juli, karenasebelumnya hasil uji PCR-nya positif,” jelasnya.

Di November 2021, Kantor Imigrasi juga mengeluarkan dua WN Malaysia yang berwisata di wilayah Tayu dari wilayah Indonesia. Namun ketika hendak dipulangkan negaranya, Malaysia memberlakukan karantina wilayah, sehingga dua WN Malaysia yang masih di bawah umur ini melebihi izin tinggal, ditempatkan di rumah saudaranya di Tayu. Setelah hampir 18 bulan dan karantina wilayah di negaranya kembali dibuka, kedua anak itu dipulangkan pada Novembeer 2021 lalu.

Untuk capaian kinerja 2020 - 2021 Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati, seksi pelayanan verifikasi dokument perjalanan telah menyelesaikan 15.332 permohonan paspor 48, 242 paspor 24 dan 58 eazy paspor pada 2020. Sedang pada 2021 telah menyelesaikan 4.241 paspor 48, 97 paspor 24, dan 113 eazy paspor di 2021. Seksi izin tinggal dan status keimigrasian menyelesaikan 294 izin tinggal kunjungan, 859 izin tinggal sementara, dan 33 izin tinggal tetap di 2020, serta 244 Izin tinggal kunjungan, 712 izin tinggal sementara, dan 26 izin tinggal tetap di 2021. Untuk seksi intelejen dan penindakan keimigrasian telah melakukan pengawasan dengan operasi mandiri dan intelejen sejumlah 24 di 2020 dan 24 di 2021, 4 tindakan administratif keimigrasian di 2020, dan 3 tindakan administratif di 2021.(Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar