Pelonggaran Perjalanan Harus Disertai Prokes Ketat

Ilustrasi penumpang pesawat

KBRN, Semarang: Dalam rangka transisi menuju aktivitas normal  Pemerintah  memberlakukan berbagai kebijakan. Salah satunya pelonggaran aturan untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) resmi diberlakukan . Tidak hanya menghapus syarat tes antigen dan PCR bagi yg sudah vaksin dosis kedua dan bosster. Pelonggaran PPDN juga meniadakan jaga jarak untuk seluruh moda transportasi darat laut dan udara juga kereta api.

Pelonggaran ini bisa jadi menjadi kabar gembira, khususnya bagi para pelaku perjalanan tanah air. Karena selama pandemi, tes swab dan PCR dinilai cukup memberatkan karena selain tiket, pelaku perjalanan juga harus mengeluarkan biaya swab atau PCR. Sementara pengaturan jarak juga menyebabkan keuntungan perusahaan transportasi mengalami pengurangan keuntungan.

Namun, sebaliknya kabar baik ini jangan menjadikan kita terlena. Sebaliknya menjadi pertaruhan. Khususnya kedisiplinan masyarakat.  Terutama dalam menerapkan aturan protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, serta mematuhi setiap aturan yang dibuat pemerintah. Dengan kesadaran tersebut, maka diharapkan transisi dari endemi menjadi pandemi akan melahirkan era baru, bahwa manusia harus dapat hidup berdampingan dengan virus Corona.

Editorial ditulis oleh: Fetika A

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar