Tim Siwo PWI Jateng Sabar Hadapi Kontroversi Wasit

KBRN, Semarang : Tim Siwo PWI Jateng kembali menunjukkan bentuk  permainan terbaiknya. Tiga kali berturut-turut setelah gelaran Latihan Bersama (Latber) Siwo Nasional di Yogyakarta awal November lalu, belum pernah terkalahkan. Terakhir  laga silahturahmi  lawan Persega, Siwo menang 1-0 di lapangan Gedawang, Minggu (5/12/2021). 

Gol semata wayang Siwo diciptakan Wahyu  Bambang Puskesmas menit ke-76. Sebenarnya, Siwo bisa unggul lebih dari satu gol. Tapi karena keputusan wasit yang dinilai kontroversial, gol sontekan  Wahyu BP dianulir setelah mendapat protes pemain Persega. 

Wartawan Suara Merdeka itu  dianggap terlebih dahulu melakukan pelanggaran. Anehnya, wasit Ahmadi sudah meniup peluit tanda gol dan bola ditaruh ditengah. Termasuk bola invited, semestinya kalau menguntungkan Siwo tidak perlu dihentikan. Meski banyak dirugikan, Tim Siwo patut mendapat apresiasi. Hal itu wajar, karena Kholison Cs selama pertandingan berlangsung, tidak  satu kalipun memprotes keputusan wasit.

"Saya mengapresiasi, sikap pemain Siwo yang sudah menunjukkan kedewasaan,   mau menerima  apa pun keputusan wasit," papar Koordinator Sepak Bola Siwo PWI Gunawan Wibisono.

Menurut Gunawan, sikap dewasa ini penting, karena Siwo PWI Jateng akan mengikuti Liga Siwo Nasional di Solo,  pada 12 sampai 20 Februari.

"Semoga kedewasaan ini, terus berlanjut sampai Liga Siwo besok," tuturnya.

Menurut rencana, Liga Siwo Nasional yang akan dikuti 8 tim ini, memperebutkan  hadiah total 110 juta dan akan dibuka langsung  Walikota Solo, Gibran Rakabuming.

"Kita fokus menghadapi Liga Siwo Nasional Februari tahun depan. Minimal seminggu dua kali, kita melakukan uji coba dengan tim yang ada wilayah Semarang, " ungkap Gunawan usai Pertandingan sore kemarin,  sempat tertunda sesaat karena hujan.

Pada pertandingan tersebut, Siwo menurunkan pemain terbaiknya lini depan Kholison, Ashok, Andi, posisi tengah diisi Wowok, Wahyu B, Gunawan, Yuda barisan pertahanan  Afri, Januar, Ian, Rinto, dan  penjaga Gawang Aji Gempal.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan Wasit Ahmadi, kedua tim berinisiatif melakukan serangan. Hanya saja, lapangan yang becek karena guyuran hujan, bola tidak bisa mengalir dengan lancar.  Pertahanan Siwo yang digalang Ian dan Rinto sulit ditembus striker Persega.

Ditambah Aji gempal sebagai kiper debutan baru bermain cukup apik, elastis dalam memblok bola-bola atas. Wowok sebagai gelandang memainkan perannya dengan baik.  Bola dialirkan memanfatkan lebar lapangan.  Tercatat tiga peluang emas gagal diselesaikan barisan depan Siwo. Pertama, Kholison tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Persega, tembakannya melenceng tipis disisi kiri gawang.

Kedua Ashok mendapat umpan trupas dari Yuda, sepakannya melambung di atas mistar, dan ketiga lewat serangan balik, Andi berlari sendirian, kiper terlanjur  maju ke depan. Bola yang seharusnya tinggal di lop, ini malah diumpankan dan gagal dikontrol Kholison.

Menginjak babak kedua pelatih Siwo Andi Sugiarto mengganti beberapa pemain, meninggalkan Gunawan, Yuda, Wowok, dan IanMasuk striker baru Wahyu BP dan Trinil, lini tengah diisi Rony Y,  Winarto, barisan pertahanan Afri, Wahid Kapten Swasta, Winarto.Babak kedua tim bermain semakin impresif, beberapa kali terjadi benturan fisik .

Namun masih batas kewajaran, sehingga  wasit tidak mengeluarkan satu  kartu pun.Melalui serangan dari wing kanan, wahid membawa bola sendirian menyisir tepi lapangan. Bola dicrossing jatuh di kotak pinalti sempat terjadi scrimed. 

Sontekan Wahyu menjebol gawang Persega, wasit meniup peluit  dan menunjuk titik putih tanda gol. Namun secara mengejutkan, gol dianulir setelah muncul protes dari Kapten Tim Persega Agung.

Lantaran sebelumnya keluar intruksi dari pelatih bahwa pemain jangan banyak  protes dengan keputusan wasit,  maka pemain Siwo pun menerima keputusan wasit. 

Pemain Siwo tidak patah semangat, justru semakin gigih melakukan serangan, berawal dari bek sayap Afri, diterima Trinil. Melihat Wahyu BP bergerak ke depan,  Trinil  dribling  sodorkan ke Wahyu. Tanpa ada pengawalan bola ditebas masuk dan tercipta gol pelepas kebuntuan. 

Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan masih 1 -0 untuk kemenangan Siwo.Pelatih Siwo Andi mengungkapkan, sparing diwaktu hujan sangat penting, untuk menjaga konsistensi permainan Gunawan dkk.  Mengingat saat Liga Siwo  digelar  Februari yang juga pas musim hujan.

"Teman-teman harus bisa adaptasi saat bermain saat cuaca terang maupun hujan, lapangan kering atau becek. Karena besok pas liga Siwo Februari nanti kita tidak kaget, kalau tiap hari diguyur hujan. Justru ini kesempatan kita bisa unggul menghadapi lawan nanti," jelas Andi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar