5.000 Pelari Ditargetkan Ikuti Magelang 10K

KBRN, Magelang : Panitia lomba lari marathon Magelang 10 K powered by Taman Kyai Langgeng (TKL) Eco Park menargetkan sebanyak 5.000 pelari akan mengikuti lomba lari marathon pertama di Kota Magelang.

“Kami menargetkan 5.000 pelari dari berbagai daerah dalam event ini  dengan dua kategori. Yakni, kategori 10 kilometer dan 5 kilometer,” kata Race Director Magelang 10 K powered by TKL Eco Park, Ronny Yulianto Kurniawan  pada peluncuran lomba marathon di Alun-alun Kota Magelang, Minggu (29/5/2022).

Ronny mengatakan dari dua kategori lomba lari Magelang 10 K tersebut dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas master dan open. Untuk kelas open diperuntukan bagi pelari batas usia maksimal 45 tahun, sedangkan untuk kelas master diatas 45 tahun.

Menurutnya, pada lomba lari marathon yang akan berlangsung 18 September  2022 mendatang tersebut rute yang akan dilalui oleh para pelari yakni start dan finish di Taman Kyai Langgeng Eco Park dan akan menyusuri ruas-ruas jalan utama di Kota Magelang.

“Selain itu, juga akan melalui beberapa bangunan kuna yang ada di Kota Magelang seperti  Water Toren  (menara air) di Alun-alun Kota Magelang dan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, pendaftaran peserta lari marathon tersebut dimulai pada Minggu (29/5/2022) hingga akhir Agustus mendatang.

Ronny menjelaskan, panitia akan memberikan hadiah uang pembinaan bagi para juara pertama hingga ketiga untuk kelas open putra –putri yaitu  kategori 10 kilometer. Juara pertama akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 4 juta. Kemudian, juara kedua dan ketiga mendapatkan uang masing-masingbsebesar Rp 3 juta dan Rp 2 juta.

Untuk kategori 5 kilometer juara pertama uang sebesar Rp 3 juta, kedua Rp 2,5 juta dan ketiga Rp 2 juta.

Sementara itu, Ketua Panitia Magelang 10K  powered by TKL Eco Park, Arif Taat Ujiyanto mengatakan,  lomba marathon yang pertama kali dilaksanakan di Kota Magelang tersebut, merupakan salah satu upaya mengenalkan kembali obyek wisata alam yang ada di Kota Magelang kepada masyarakat luas.

“Lomba lari ini sebagai salah satu upaya mengenalkan kembali kepada masyarakat Taman Kyai Langgeng dengan konsep baru  yakni TKL Eco Park,” kata Arif Taat Ujiyanto yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Perumda TKL Eco Park Kota Magelang.

Menurutnya, pelaksanaan Magelang 10 K tersebut merupakan perpaduan antara olahraga dan pariwisata. Dengan demikian, para peserta yang mengikuti ajang lomba tersebut bisa menikmati suasana di sepanjang jalan yang dilewati.

“Nantinya,  di beberapa titik  jalan yang dilewati oleh peserta juga akan dihibur dengan kesenian tradisional,” katanya. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar