Kebutuhan Tes PCR dan Antigen Menurun

KBRN, Semarang : Kebutuhan masyarakat untuk melakukan tes antigen dan PCR saat ini tak lagi sama seperti saat jumlah kasus covid-19 meningkat.  Salah satu petugas laboratorium Drive Thru antigen di Semarang, Iin mengungkapkan sekitar bulan Desember 2021 hingga Februari 2022, setiap harinya ada 100 orang lebih yang melakukan tes antigen dan PCR di tempatnya, namun saat ini hanya sekitar 15-30 orang per hari.

“ Sekarang itu kebanyakan untuk screening, untuk masuk perusahaan, atau anak masuk sekolah.  Kemarin juga ada anak-anak kuliah yang mau KKN atau sehabis KKN itu kalau mau masuk kuliah harus antigen dulu” tuturnya pada rri.co.id ( 12/5).

Sementara itu, Budi Nuryantoro, salah satu relawan covid-19 di Puskesmas Tlogosari Kulon menuturkan, berdasarkan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022, pemerintah saat ini hanya memberlakukan antigen dan PCR sebagai syarat, seperti perjalanan darat, laut maupun udara bagi masyarakat yang belum menerima vaksin dosis ketiga. Selain itu, apabila masyarakat yang memang tidak bisa menerima vaksin karena riwayat penyakit tertentu.  

“Intinya untuk masyarakat yang sudah booster ketiga itu tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil antigen maupun PCR. Kemudian untuk yang vaksin kedua, diwajibkan untuk menunjukan hasil tes antigen yang berlaku 1x24 jam atau PCR yang berlaku 3x 24 jam” jelasnya

Untuk data capaian vaksinasi di kota Semarang, dilansir dari laman Instagram Dinas Kesehatan Kota Semarang, per Kamis, 12 Mei 2022 tercatat sebanyak 600 ribu lebih warga kota Semarang yang sudah vaksin ketiga, yang berarti sudah tercapai  47,45 persen dari target sasaran sebanyak 1,3 juta orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar