Antisipasi PMK, Pemkab Grobogan Periksa Hewan Ternak

KBRN, Grobogan : Sebagai upaya antisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan melakukan penyisiran seluruh pasar hewan secara intensif. Penyisiran dilakukan untuk memeriksa sirkulasi keluar masuk hewan ternak ke Kabupaten Grobogan.

Itu dilakukan untuk mencegah secara dini PMK yang sudah ditemukan di beberapa daerah di Jateng. Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), pemeriksaan hewan telah dilakukan Pemkab Grobogan di tiga pasar hewan, yakni di Ketitang Godong, Kalongan Purwodadi, dan Kunden Wirosari.

Pemeriksaan hewan itu sudah dilakukan dalam waktu sepekan ini. Bahkan, Pemkab Grobogan sudah membuat Unit Reaksi Cepat (URC) PMK.

“Kami ditugaskan untuk memantau setiap pasar ternak apakah ada lonjakan (ternak, red). Kemudian, apakah ada ternak dari kabupaten Grobogan dengan gejala PMK,” tuturnya.

Pihaknya diterjunkan ke pasar hewan sesuai dengan hari pasarannya. Selain itu juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) terkait pelaporannya untuk kemudian diteruskan ke laboratorium terdekat.

Kabidkes Hewan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Andreas Iwan Suseno menambahkan, PMK tidak hanya menyerang pada sapi, namun juga kepada kambing, domba, babi, hingga rusa.

“Penyebabnya virus, bukan bakteri. Karena disebabkan virus, penyebarannya sangat cepat,” kata dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar