Jamin dan Lindungi Hak Anak Perlu Integrasi Sekolah Ramah Anak

KBRN, Pekalongan : Pemerintah Kota Pekalongan ingin mengintegrasikan Sekolah Ramah Anak (SRA) dengan Kelurahan Ramah Anak. Tahun 2021 ini, sudah ada 300 lebih PAUD/TK, SD/MI, SMA/SMK /MA, dan SLB yang sudah mendeklarasikan sebagai SRA. Pengintegrasian untuk menjamin dan melindungi hak anak, sekaligus mengutamakan kepentingan mereka dan mengupayakan tidak ada kekerasan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan Nur Agustina SPsi MM mengungkapkan, pada 2020 ada 176 SRA, sedangkan 2021 ini sudah 300 lebih.

"Di Kota Pekalongan lembaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah kami advokasi semua. Bahkan tahun depan kami juga akan dorong PKBM untuk ramah anak," terang Agustin, Rabu (13/10/2021). 

Menurut Agustin, SRA ini sebetulnya menjadi rumah besar untuk melaksanakan program dari 11 kementerian. Harapannya, sekolah ini bisa terintegrasi dengan Kelurahan Ramah Anak. Dengan demikian, pemantauan dan seluruhnya dapat lebih Bersih, Aman, Ramah,Indah, Inklusif, Sehat, Asri, dan Nyaman.

"Kami ingin semua program dapat terintergtasikan sehingga sekolah menjadi BARISAN (Bersih, Aman, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Asri, dan Nyaman)," jelasnya. 

Pihaknya ingin agar dari sisi manapun SRA dapat menjamin dan melindungi hak anak, mengutamakan kepentingan anak, dan tidak ada kekerasan. "Tentu hal ini juga harus diintegrasikan dengan kelurahan yang ramah anak dengan melibatkan juga unsur TNI-Polri," katanya.

Ditambahkan Agustin bahwa Sabtu lalu (9/10/2021) di SDN 7 Medono juga mendeklarasikan SRA dengan didampingi pihak Kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Medono.

"Integrasi dengan pihak kelurahan ke depannya dimaksudkan agar Kelurahan Medono punya program pengamanan. Misalnya melakukan patroli keamanan di lingkungan sekolah. Selain itu jika ada kasus kekerasan di sekolah mekanisme awal juga dengan pihak kelurahan, babinsa, dan bhabinkamtibmas," tandasnya. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00