FOKUS: #PPKM MIKRO

SMAN 2 Pekalongan Bangun Pendidikan Karakter Lewat Aplikasi Peduli Lindungi

KBRN, Pekalongan : SMAN 2 Pekalongan menerapkan scan Aplikasi PeduliLindungi untuk dapat masuk ke lingkungan sekolah. Selain sebagai antisipasi klaster baru Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ini bagian dari upaya SMAN 2 Pekalongan dalam membangun sistem pendidikan berskala sekolah khususnya dalam pengembangan nilai karakter.

"Scan barcode aplikasi PeduliLindungi ini tak hanya bagi siswa, guru, dan karyawan di SMAN 2 Pekalongan, tetapi juga para orang tua atau masyarakat yang ingin mengakses layanan di SMAN 2 Pekalongan," jelas Kepala SMAN 2 Pekalongan, Sulikin, Sabtu (16/10/2021). 

Sulikin menekankan, penggunaan scan barcode ini agar menanamkan sikap tanggung jawab seluruh stakeholder di sekolahnya. "Ini juga sebagai respons sinergi kami dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Dasar kami melaksanakan scan barcode PeduliLindungi ini SE dari pusat," terangnya. 

Dia menyebutkan, adanya penerapan ini banyak respons dari berbagai pihak yang membangun. "Penerapan ini sudah kami lakukan sejak PTM 11 September. Kendati demikian memang ada beberapa siswa yang masih belum memiliki aplikasi ini. pemanfaatan aplikasi ini terus kami dorong sekaligus vaksinasi untuk beberapa siswa yang terkendala malah kesehatan," katanya. 

Kaitannya dengan cakupan vaksinasi dibeberkan Sulikin bahwa seluruh guru dan karyawan sudah 100 persen vaksin sedangkan siswa dari jumlah 866 baru 820 yang divaksin, lainnya belum karena ketika jadwal vaksin dalam kondisi sakit. Jadi sekitar 3 persen yang belum vaksin. 

Sementara itu, salah seorang siswa di SMAN 2 Pekalongan, Salgedina Fasa mengaku tak kesulitan menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika akan masuk ke sekolahnya. "Di sekolah kami juga ada wifi jadi tidak ada kendala dan kami juga mendapat paket kuota gratis," tukas siswi yang mengaku sudah vaksin dua kali ini. 

(Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00