Enam Tokoh Jadi Nama Jalan di Lingkungan Undip 

TERIMA PENGHARGAAN : Keluarga dari tokoh yang namanya diabadikan jadi nama jalan dilingkungan Undip, menerima penghargaan dari Rektor Undip Yos Johan Utama.

KBRN, Semarang : Universitas Diponegoro (Undip) memberikan penghargaan terhadap enam tokoh yang telah berjasa dalam sejarah perkembangan Undip menjadi nama jalan protokol di kawasan kampus Tembalang, Semarang. Keenam tokoh yang telah almarhum itu ditetapkan sebagai nama protokol, bertepatan dengan Dies Natalis ke-64. 

Mereka ialah pendiri dan mantan rektor Undip Prof Jacub Rais, Prof Mr Sunario, dr Antonius Suroyo, Prof Dr Mulyono Trastotenoyo, dan Prof Ir Eko Budihardjo, dan Gubernur Mochtar. Prosesi penetapan jalan dilakukan dengan pembacaan surat keputusan Rektor Undip Semarang Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum. 

Selain itu juga dilakukan pemutaran video dalam peresmian nama jalan tersebut. Keluarga keenam tokoh hadir untuk diberikan penghargaan, salah satunya Atyoso Mochtar, anak dari mantan Gubernur Jateng Mochtar. 

"Ini bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap ayah saya (Mochtar-red), atas jasa-jasanya terhadap Undip. Ayah saya salah satu pendiri Undip," tandas Atyoso yang pernah menjadi anggota DPR RI dan DPRD Jateng saat ditemui rri.co.id, Sabtu (16/10/2021). 

Menurut dia, ayahnya itu menjadi Gubernur Jateng era 1960-an. Selain Undip, juga salah satu tokoh pendiri Unnes dan Untag Semarang. Mengenai Dies Natalis Undip, pihaknya mendorong Undip untuk terus memajukan pendidikan di Indonesia. Mencetak generasi muda yang andal, mandiri, serta memiliki jiwa nasionalisme. 

Dalam Dies Natalis, Yos Johan menegaskan, penghargaan itu diberikan terhadap enam tokoh yang telah berjasa dalam perkembangan Undip. “Nama mantan Rektor Undip Prof Muladi akan digunakan jadi nama gedung serbaguna yang segera dibangun," jelasnya. Sebelumnya nama Prof Soedarto dan Imam Bardjo SH juga sudah diabadikan sebagai nama jalan dan gedung pertemuan. 

Dalam peringatan hari lahir Undip pada Jumat (15/10/2021), ia mengaku bangga karena universitasnya jadi salah satu yang terbaik di Indonesia dan berkelas dunia. Banyak prestasi yang diraih, salah satunya pada 2021 ini menjadi peringkat pertama QS Graduate Employability Rankings 2022. 

Prestasi itu dari hasil survei terbaru tentang kampus penghasil lulusan siap kerja terbaik. "Penghargaan ini berarti produk Undip paling laku, Kuliah di Undip, setelah lulus cepat dapat pekerjaan," ungkapnya. Menurut Yos, capaian itu bukan bersifat kebetulan, tapi berkat kerja keras pimpinan, manajemen, beserta civitas akademika. 

Selain itu, Undip juga masuk peringkat dua, sekaligus mendapatkan penghargaan atas capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan jumlah poin pencapaian 70, poin pertumbuhan 673. "Prestasi yang baik, menjadi nomor dua terbaik di Indonesia. Ini sekaligus mengubah stigma, Undip yang semula universitas papan tengah, kini jadi papan atas," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00