Kemarau, Tiga Desa di Pati Krisis Air Bersih

KBRN, Pati : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mulai menyuplai air bersih, ke desa-desa yang terdampak kemarau. Suplai air bersih untuk konsumsi rumah tangga itu, merupakan aksi cepat tanggap darurat BPBD dalam penanggulangan bencana alam akibat kemarau.

Sudah ada tiga desa di kawasan Pati Selatan yang mendapatkan sokongan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga dari BPBD Kabupaten Pati. 

Menurut dia, Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi sudah dipasok lima tangki air. Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo sebanyak tiga tangki air. 

"Kemudian, Desa Kedungmulyo, Kecamatan Jakenan sejumlah tiga tangki. Itu dengan kapasitas tangki berkisar antara 4ribu seampai 5ribu liter air bersih yang sudah kita berikan kepada masyarakat, terutama untuk keperluan konsumsi sehari-hari,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo, saat diwaawancara di ruang kerjanya, Sabtu (9/10/2021).

Kondisi kekeringan ini tidak separah setahun sebelumnya, pada 2020. Karena sampai pada minggu kedua Oktober ini, BPBD baru bergerak untuk suplai air bersih. Pihaknya tetap memetakan sejumlah daerah kekeringan seperti tahun lalu di kawasan Pati Selatan meliputi Kecamatan Pucakwangi, Kecamatan Jakenan, Jaken, Batangan, Kecamatan Tambakromo dan sebagian Kecamatan Kayen.

“Itu daerah yang kita petakan yang akan mengalami kekurangan air bersih. Untuk kesiapan, kami siapkan tiga armada tangki dan sumur dalam 1 unit di komplek BPBD, kemudian bekerjasama dengan DPU-TR yang menyediakan sumur dalam di komplek Stadion Joyokusumo,” ujarnya.

Martinus Budi Prasetyo memprediksi tahun ini ada 115 desa yang tersebar di 21 kecamatan yang mengalami kekeringan, tapi di pertengahan musim kemarau masih turun hujan deras meski dengan intensitas pendek, sertai angin kencang. Untuk itu warga masyarakat diimbau untuk waspada di musim pancaroba saat peralihan musim kemarau ke musim hujan. (Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00