Pelatih Voli Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Korban Hamil

KBRN, Demak : Satreskrim Polres Demak melakukan penangkapan terhadap pelaku pencabulan 13 orang gadis. Tersangka LK (39) merupakan warga Kembangarum, Mranggen, Demak. 

Pelaku sudah melancarkan aksinya sejak 2018 lalu dan baru diketahui setelah salah satu korban hamil. 

Polisi kemudian menangkap pelaku seusai menerima laporan salah satu lorang tua korban. 

"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui pelaku melakukan aksinya sebanyak lima kali, tepatnya pada Januari hingga April lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban bertambah menjadi 13 orang," kata Kapolres Demak AKBP Budi Adi Buono dalam gelar perkara di Mapolres Demak, Senin (18/10/2021).

Semua korban merupakan siswi dari berbagai sekolah yang menjadi anak asuh LK di klub bola voli. 

Modus pelaku dengan menawarkan sejumlah uang dan perlengkapan voli. Tersangka LK sempat mengancam korban dan berusaha menggugurkan kandungan. 

"Tersangka mengancam korban untuk tidak menceritakan kepada siapapun. Selain itu, tersangka juga sering menyuruh korban menggugurkan kandungannya dengan konsumsi obat-obatan bahkan mengajak ke dukun. Namun, sampai sekarang kandungan korban masih sehat," terangnya.

Kejadian bermula pada Januari lalu, saat LK mengajak korban ANS (15) ke rumahnya. Korban sempat menolak, kemudian di paksa untuk melayani nafsu bejatnya. 

"Motifnya pelaku menawarkan sejumlah uang dan perlengkapan volly. Lantas, pelaku melucuti pakaian korban dan mencabuli korban," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku di kenai ancaman kurungan penjara selama 15 tahun. Sesuai Pasal 81 ayat (2) dan ayat (3) atau pasal 82 ayat (1) dan (2) jo Pasal 76 E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016. 

Sementara itu, tersangka LK mengaku sudah menganggap korban sebagai anaknya sendiri. Lantas, hubungan yang dilakukan keduanya atas dasar suka sama suka. 

"Suka sama suka, wis tak rumati biasa tiap hari hidup kayak anak sendiri," kata pelaku.

Kendati demikian, untuk 12 anak didiknya yang menjadivkorban.  Tersangka LK mengelak dan dia hanya merangkul korbannya saja. 

"Kalau yang 12 itu cuma merangkul saja," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00