Didepan Mahasiswa Ubaya, Ganjar Pranowo Bicara Dinamika Kebangsaan

Ganjar Pranowo saat sampaikan kuliah umum di Ubaya (Dok. Ist)

KBRN, Surabaya : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, hadir sebagai pembicara di studium generale 2022-2023 Universitas Surabaya (Ubaya) pada Jumat (20/5/2022).

Bertemakan “Dinamika Kebangsaan yang Bhinneka, Teknologi, dan Geopolitik Dunia”, acara ini membahas peran Indonesia dalam mengelola tatanan bangsa di masa depan di tengah berbagai tantangan yang ada.

Peserta yang terdiri dari civitas akademika dan tokoh pendidikan memenuhi Ruang Pertemuan Lt.5, Gedung Perpustakaan, Kampus Ubaya Tenggilis Jl.Raya Kalirungkut.

Pemilihan tema, dijelaskan Rektor Ubaya, Dr.Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T, dilatar belakangi oleh posisi Indonesia sebagai pemegang Presidency of the G20 yang menghadapi tantangan kebhinekaan dalam kaitannya dengan kemajuan teknologi dan hubungan internasional.

“Ubaya sebagai universitas kebangsaan selalu ingin mengambil peran bagi kepentingan bangsa di masa yang akan datang. Serta, turut mencetak pemimpin nasional yang berkarakter dan memiliki integritas melalui dunia pendidikan," jelasnya.

Ganjar menyebut bahwa tantangan masa geopolitik di masa depan yang berubah cepat perlu juga ditanggapi dengan cepat oleh semua pihak.

“Perubahan lingkungan ekstrem sekali. Bisa atau tidak bisa ditentukan oleh peran kampus di masyarakat,” ujarnya. 

Benny mengatakan, forum akademis yang diperuntukkan bagi tokoh-tokoh nasional membahas wacana tata kelola teknologi yang tidak lepas dari peran siapa pemangku kepentingan, aspek apa saja yang perlu ditekankan, dan bagaimana kolaborasi negara dengan organisasi internasional.

“Ini adalah wadah untuk menyampaikan gagasan-gagasan besar Indonesia di masa yang akan datang dan akan dilakukan dalam waktu satu tahun,” lanjutnya. 

Selama satu tahun kedepan akan digelar forum serupa guna membahas tema besar ‘Menakar Indonesia ke Depan’.

“Tiap bulannya, Ubaya akan mengundang tokoh politik dan pejabat publik untuk mendiskusikan tema ini di stadium generale,” imbuh Hayuning Purnama Dewi, S.Sos., M.Med.Kom., M.M., CPM (Asia)., CMA. selaku ketua panita acara.

Ia menambahkan, materi-materi yang didiskusikan pada kuliah umum ini akan didokumentasikan, salah satunya dalam bentuk buku. Ganjar Tegaskan Toleransi di Indonesia.

Setelah menghadiri studium generale, Ganjar langsung bergeser ke acara selanjutnya, yaitu United Festival 2022 Abhinaya Thitiksha Toleranation “Harmony in Diversity”.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Kerohanian Badan Eksekutif Mahasiswa Ubaya di Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomi Ubaya, Kampus Tenggilis.

Di depan ribuan mahasiswa, Ganjar menyampaikan pesan untuk selalu memperkuat toleransi di kehidupan bermasyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa. 

Ketua panitia, Samuel Eluzai Yedija Wijayanto, mahasiswa Fakultas Teknik Ubaya Angkatan 2019, mengatakan pembahasan mengenai toleransi ini menjadi penting mengingat masyarakat Indonesia sangat beragam mulai dari suku, ras, dan agama.

“Karena inilah kami mengundang Pak Ganjar Pranowo selaku pejabat publik untuk membuka pikiran kami terhadap topik toleransi yang belum pernah kami pikirkan sebelumnya,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan bahwa mulai hari ini perlu ada cara untuk mengembalikan persatuan dan toleransi di Indonesia. “Saya berterima kasih kepada Ubaya yang berkomitmen menjadi kampus multikultur. Kembangkan itu," katanya.

Selain itu, konten kreator, Jovial Da Lopez dan aktivis Roemah Bhinneka, Michael Andrew turut menjadi pembicara dalam acara ini. Ada pula penampilan dari komedian Karim Sujatmiko serta dua penyanyi, Eveline Restu dan Albert Christian yang memeriahkan acara. 

Benny berharap, terselenggaranya dua acara ini dapat memberikan wawasan yang luas tentang peran Indonesia kedepan serta arti toleransi kepada civitas akademika Ubaya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar