Penguatan Jatim Provinsi Pertama Zero Desa Tertinggal

Gubernur Khofifah saat menerima penghargaan dari Menteri Abdul Halim Iskandar

KBRN, Surabaya : Keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan percepatan pembangunan desa tertinggal dan desa sangat tertinggal, patut mendapat acungan jempol bersama Wali Kota dan Bupati yang sukses melakukan perubahan menuju peningkatan pembangunan desa di semua bidang. 

Apalagi, Pemprov Jatim merupakan salah satu provinsi dengan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat aktif dan produktif, dalam membantu dan mendukung percepatan pelaku usaha mikro dan kecil di desa.

Namun, jauh lebih sempurna menuju desa tangguh dan profesional, jika melakukan pemetaan desa dengan detail dan fokus. Kemudian melakukan penguatan dengan transparansi dan inovasi.

Apalagi, keberhasilan Pemprov Jatim Wakil Ketua DPRD Jatim, Hj. Anik Maslachah menyebut, bahwa capaian Pemprov Jatim ini menjadi kado terindah bagi masyarakat Jatim, menjelang tahun baru 2022. 

Selain itu, juga capaian tertinggi atau terbanyak Desa Mandiri dan maju dibanding dengan Provinsi lain. Bahkan berharap, capaian ini terus memberikan motivasi bagi masyarakat desa untuk semakin produktif, mandiri, dan berdaya.

Diketahui, kementerian melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, selama memberikan perhatian kepada kesejahteraan masyarakat desa. Terbukti upaya  mewujudkan Desa Mandiri di Jatim sangat progresif, sehingga Jatim bisa mengurangi kemiskinan Desa sebesar  33.330 jiwa. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2021 dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kementerian Desa PDTT). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa PDTT RI Abdul Halim Iskandar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (29/12/2021). 

Penghargaan ini diraih Gubernur Khofifah atas komitmen dan kerja kerasnya dalam mendorong percepatan pembangunan desa, sehingga seluruh desa di Provinsi Jatim sudah bebas dari sebutan tertinggal. 7724 desa di Jawa Timur saat ini telah mencapai status berkembang, maju dan mandiri, serta tidak ada lagi desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal di Jatim.

Selain Gubernur Khofifah, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI juga memberikan penghargaan kepada 30 kepala daerah di Jatim yang terdiri dari 29 Bupati dan 1 Walikota yakni Wali Kota Batu karena dinilai berhasil melakukan percepatan pembangunan desa. 

Keberhasilan membangun desa menjadi Desa Mandiri dan maju serta produktif, akan menjadi kekuatan tersendiri apabila disempurnakan dengan Desa Transparan (Tranparansi) dengan berbagai inovasi, terutama menguatkan UMKM sebagai pilar ekonomi nasional.

Ditulis : Redaktur Senior Joko Tetuko

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar