95 Ribu Lebih Jamaah Umrah Jatim, Tunggu Di Berangkatkan

KBRN, Surabaya : Adanya wacana pemerintah Arab Saudi yang akan memberikan ijin penyelenggaraan ibadah umrah, disambut gembira Kementerian Agama termasuk agen atau biro perjalanan ibadah haji dan umrah.

"Kalau wacana ini dapat dilakukan, maka akan berdampak pada antrean jamaah umrah di Jatim yang masih menunggu kepastian berangkat ke tanah suci," ucap Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, M. Nurul Huda, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, jumlah jamaah umrah di wilayah Jawa Timur sebelum masa pandemi sudah mencapai 95.179 jamaah. Sementara jumlah biro perjalanan umrah dan haji sebanyak 146 biro.

"Pendaftaran umrah setelah pandemi sampai saat ini, masih kita tutup karena yang sebelumnya saja masih belum berangkat," ungkapnya.

Dijelaskannya, Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur memastikan, masih menunggu klausul akhir pemerintah Arah Saudi dengan pemerintah Indonesia, terkait pembukaan kembali akses umrah untuk Indonesia. 

"Kebijakan pemberangkatan umrah, secara prinsip tidak bisa dilepaskan dari kebijakan pemerintah Arab Saudi," jelasnya.

"Yang jelas semenjak awal covid-19 tahun ini, pemerintah Arab Saudi belum mengizinkan sebagian besar negara-negara termasuk Indonesia mengirimkan jamaahnya untuk menjalankan ibadah umroh," imbuhnya.

Nurul Huda menjelaskan, untuk keberangkatan jamaah umrah ke tanah suci, masyarakat harus dibiasakan dengan adaptasi kebiasaan baru khususnya penerapan protokol kesehatan.

"Prokes ketat wajib kita laksanakan, tidak hanya di tanah air tetapi juga selama menjalankan ibadah di tanah suci," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00