Edward Dewaruci Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KAPT Korwil Jawa Timur Periode 2022-2027

Musyawarah KAPT Jatim

KBRN, Surabaya -  Edward Dewaruci, SH, MH., alumni FH Unair akhirnya terpilih sebagai Ketua  Komunitas Alumni Perguruan Tinggi Koordinator Wilayah Jawa Timur KAPT Korwil Jatim periode 2022-2027 dalam Musyawarah KAPT bertempat di Kota Malang dibuka oleh Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) KAPT, Ir. Bambang Judho Pramono.

Bambang Judho Pramono dalam sambutannya menekankan KAPT dapat hadir dalam kehidupan masyarakat dan berperan nyata sebagai motor penggerak di masyarakat yang didampingi sehingga dapat bergaung kiprahnya, dan menjadi catatan positif baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Sementara Ermawan Wibisono, ST.,SE.,MM., Ketua KAPT Korwil Jatim periode 2017-2022 menutup periode kepengurusannya dengan mengelaborasi sejarah awal rintisan KAPT yang mulai bergerak dari individu dan kelompok-kelompok kecil alumni perguruan tinggi pada tahun 2014 yang melakukan gerakan perubahan secara sporadis dan pada 2019 bergerak lagi dengan mengaktifkan jaringan aktivis lama untuk melakukan dukungan terhadap pemerintah dan melakukan sinergi terhadap program-program yang ada.

Tantangan kedepan adalah menghadapi sikap dan gerakan intoleransi yang dewasa ini berkembang dan sangat membahayakan dalam sendi kehidupan NKRI.

“Program yang sudah berjalan seperti penguatan kebangsaan dikalangan pesantren hendaknya dapat dilanjutkan dan untuk kondisi mutakhir dan kekinian, terkait konstelasi perpolitikan nasional, saya berharap kita tidak terlibat dulu politik praktis, kita konsentrasi dalam penataan organisasi dan perumusan program kerja sebagai kontribusi nyata pada bangsa.” pungkas Ermawan.

Disisi lain Edward Dewaruci yang akrab dipanggil Teted ini mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan.  Kedepan upaya nyata KAPT akan dilakukan seperti support vaksin pada masa pandemi covid-19, aktivitas insidentil peduli Semeru, gerakan melawan intoleransi serta support de-radikalisasi serta keberpihakan pada gerakan kesetaraan perempuan harus tetap dikedepankan bahkan harus diperbesar gerakannya.

“Program lain dalam rangka menggerakkan partisipasi masyarakat dan penguatan pengorganisasian guna peningkatan kekuatan ekonomi juga akan menjadi program utama dengan tetap menguatkan semangat nasionalisme.”  pungkas Teted.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar