Pasca Komentar Pedas Haruna, Waketum PSSI Jawa Timur Tekankan Pondasi Pembinaan Usia Muda

Dok. Asprov PSSI Jatim

KBRN, Surabaya ; Wakil Ketua PSSI Jawa Timur Amir Burhanudin ikut berkomentar mengenai kritik yang diucapkan Exco PSSI Haruna Soemitro terkait kinerja pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong. Menurutnya  harus ada pertemuan lanjutan antara pelatih dengan PSSI serta direkur teknik untuk liga 1,2, dan 3. Selain untuk memberikan sinergi positif kepada klub juga untuk sama-sama menyatukan tujuan untuk pembinaan timnas kedepan. Sebab untuk meraih hasil maksimal tidak bisa secara instan. Dibutuhkan pondasi kuat terhadap pembinana usia muda. 

" Tapi kaitannya hasil yang diminta pak Haruna untuk menang sejak awal itu kan juga tidak bisa semata mata menang. Setidaknya Shin Ta-Yong sudah menghadirkan perubahan bermain itu harapan sepak bola kita. Tinggal ini bisa berkelanjutan atau tidak. Kalau bicara pondasi sepak bola ada di youth develompent dan evaluation,"  ungkap Amir. 

“Harapan kita adanya Shin Tae Yong ini bisa bersinergi dengan bawahnya sehingga kita tahu pemain yang diinginkan pelatih asal Korea ini seperti apa. Menurut saya kita letakkan pondasi di youth development dan kalau kemudian hal itu perlu dievaluasi ada progres gaya main sepak bola cukup. Dan menurut kami gak ada salah kontrak Shin karena memang timnas ini tidak ada yang instan,” tambahnya.

Capaian Shin Ta-Yong juga dikatakan Amir tidak banyak berbeda dengan pelatih-pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, yang juga pernah meraih prestasi runner-up. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar