Budi Leksono: Saya Masuk Sekolah dan Cari Bibit Pecatur Potensial

KBRN, Surabaya : Ketua umum Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Surabaya, Budi Leksono mengklarifikasi kabar yang menyebut ada salah satu atlet catur hasil binaannya yang pindah domisili ke Kabupaten Bangkalan Jawa Timur.

Dikonfirmasi RRI, Sabtu (22/1/2022), Budi Leksono menyebut pihaknya sudah berusaha maksimal untuk melakukan proses penjaringan atlet catur sejak usia dini di sekolah hingga mencetak prestasi. Namun perhatian untuk atlet catur yang sudah mencetak prestasi selama ini dinilai kurang seperti mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya sehingga tidak keluar dari kota Surabaya.

"Jadi saya menyayangkan kabar tersebut, bahwa kita berusaha untuk mencari atlet-atlet atau anak-anak yang sudah banyak berprestasi dan junior. Saya akan masuk ke sekolah-sekolah untuk mencari bibit bibit atlet dan bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Surabaya untuk mencari bibit-bibit atlet yang kelasnya SD sampai SMA seperti itu. Dan perhatian dari pemerintah kota bagi mereka-mereka ini, atlet catur mungkin reward, satu. Yang kedua, prestasi mereka itu dihargai dengan seperti mendapatkan beasiswa sehingga dia tidak keluar," ujar Budi Leksono.

"Atau dulu saya langsung menghadap Bu Tri Rismaharini saat menjadi Walikota Surabaya, ada atlet catur kita bernama Galang, itu lulus langsung, saya waktu itu ada Bu Risma buka turnamen catur, saya bilang, bu, ini ada atlet pas lulus. Bu Risma menjawab, sudah langsung saja, dan kemudian diterima di bagian hukum bahkan sekarang sudah PNS. Jadi mungkin catur dipandang sebelah mata, reward ini bisa menjadi perhatian sehingga mereka tidak pergi," sambungnya.

Ditambahkan Budi Leksono, selama memimpin organisasi Percasi kota Surabaya, dirinya sudah berusaha untuk melakukan program pembinaan atlet catur sejak usia dini hingga berprestasi. Bahkan mengupayakan ada reward bagi atlet catur hasil binaan Percasi Surabaya yang sudah menorehkan prestasi di sejumlah even kejuaraan. (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar