Seribu Cyclist se-Indonesia Siap Taklukkan Bromo KOM Challenge 2022

KBRN, Surabaya; Event sepeda menanjak di Indonesia Bromo KOM Challenge 2022 kembali digelar. Event sepeda yang kerap dijuluki “naik haji”nya pesepeda itu rutin digelar tiap tahun sejak 2014.

Namun, pandemi yang terjadi dua tahun  membuat event ini tertunda satu edisi. Tahun ini ada 1.000 cyclist terdiri dari 342 komunitas dari 135 kota dan 30 provinsi se-Indonesia. Kuota 1.000 peserta itu sold out dalam delapan jam saat registrasi dimulai pada 16 Maret 2022 lalu.

"Banyak yang bertanya langsung ke saya maupun ke tim Mainsepeda. Katanya, semuanya sudah rindu dengan Antangin Bromo KOM Challenge 2022," ungkap Azrul Ananda, founder Mainsepeda.com sekaligus pencetus event.

Salah satu impact langsung digelarnya event ini, lanjut Azrul, dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di Surabaya dan Kota Pasuruan. Dari segi okupansi hotel, restoran, UMKM, dan lainnya.

Bromo KOM Challenge 2022 menempuh total jarak 95 kilometer. Diskon 5 kilometer daripada tahun-tahun sebelumnya. Perubahan titik start dan pit stop menjadi alasannya. Bromo KOM Challenge 2022 dimulai dari Mapolda Jatim di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (21/5/2022) tepat pukul 06.00 WIB.

Dari Mapolda, cyclist bergerak ke selatan menuju Kabupaten Sidoarjo. Setelah melalui Jembatan Porong, yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, peserta belok kiri ke arah Gempol. Lalu peserta melaju ke arah timur. Melalui Beji, Bangil, dan Kraton. Kemudian belok kanan ke Jalan Pahlawan di Kota Pasuruan. Peserta akan beristirahat di pit stop yang bersejarah, Gedung Harmonie.

Diperkirakan peserta akan tiba di Gedung Harmonie sebelum pukul 08.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak, para peserta akan bergerak kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Seperti tahun-tahun sebelumnya, start KOM dimulai di Pasrepan. Rombongan peserta diperkirakan melalui titik start KOM sekitar pukul 09.15. Peserta harus nanjak sejauh 25 kilometer dengan elevasi sekitar 2.000 meter. Finisnya di Wonokitri Bromo.

“Lokasi start dan pit stop yang berubah pada tahun ini, membuat total jaraknya lebih pendek. Jadi peserta mendapatkan diskon 5 kilometer,” terang Azrul Ananda, penggagas Bromo KOM.

Perubahan total jarak ini juga berpengaruh ke batas waktu finis, alias Cut Off Time (COT) Antangin Bromo KOM Challenge 2022. Time limit untuk road bike adalah 13.15 WIB. Sedangkan untuk folding bike 13.30 WIB.

Sementara Eduardus Aditya, dari Kelapa Gading Bikers (KGB), salah satu komunitas sepeda terbesar di DKI Jakarta, sudah tak sabar menghadapi event ini.  Untuk menaklukkan tanjakan menantang Bromo.

“Karakteristik tanjakan Bromo ini unik dan terbaik diantara tanjakan lainnya. Banyak dramanya. Hal lain yang membuat saya dan kawan-kawan KGB senantiasa ikut karena standar penyelenggaraan event ini tak kalah kerennya dengan event yang sering saya ikuti di luar negeri. Salut kepada Mas Azrul dan penyelenggara,” ucap pria yang akrab disapa Edo ini.

Penyelenggaraan Bromo KOM Challenge kali ini kembali mendapatkan dukungan PT Deltomed Laboratories. Melalui brand Antangin sebagai title partner, ini juga sekaligus menggenapi kerja sama dengan Bromo KOM menjadi empat edisi berturut-turut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar