FOKUS: #PPKM MIKRO

Atasi Potensi Kerumunan, Petugas Awasi Ketat Prokes 5M Saat Unjuk Rasa Mahasiswa

Atasi Potensi Kerumunan, Petugas Awasi Ketat Prokes 5M Saat Unjuk Rasa Mahasiswa. (Foto: Ayu Citra)

KBRN, Kediri: Untuk mengatasi potensi kerumunan massa di tengah melandainya Kasus Covid-19, anggota Polres Kediri Kota bersama dengan Petugas Gabungan dari Satpol PP Kota Kediri melakukan pengawasan Prokes 5M ketat, dalam unjuk rasa puluhan mahasiswa HMI, yang berlangsung di depan Balai Kota Kediri, Kamis (21/10/2021).

Menanggapi hal ini, Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Abraham Sissik, menyatakan, kepada puluhan mahasiswa agar mereka berkomitmen bisa menggelar aksi unjuk rasa dengan damai.

"Kami harap dalam penyampaian aspirasi ini, para mahasiswa tidak anarkis dan selalu menjaga Prokes 5M yang ketat. Diharapkan, jika semua aspirasi mereka sudah disampaikan maka idealnya mereka bisa langsung kembali ke rumah dan tidak bergerombol," kata Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Abraham Sissik, saat melakukan pengamanan di lokasi demo mahasiswa HMI Cabang Kediri, di depan Balai Kota Kediri, Kamis (21/10/2021).

Ke depan, pihaknya juga berpesan kepada para pendemo agar mereka ini bisa membuat kartu pengenal khusus. Tujuannya, supaya dalam aksinya ini tidak disusupi oleh oknum tak dikenal,  yang bisa memicu tindak anarkis.

Sementara itu, Yayan Dea, salah satu mahasiswa yang melakukan unjuk rasa, di depan Balai Kota Kediri, mengaku, bersama sejumlah rekannya  untuk menyuarakan aspirasi melalui 5 poin tuntutan.

Menurut mahasiswi yang juga anak dari Guru Honorer di Kediri, pihaknya juga sempat menyampaikan, bagaimana nasib dan perjuangan Guru Honorer untuk bertahan hidup di tengah Pandemi Covid.

"Saya hidup bersama orang tua yang bekerja sebagai guru honorer dan juga dengan sejumlah adik dan kakak. Saya tahu pasti bagaimana kehidupan dan perjuangan seorang guru honorer, terutama di tengah Pandemi Covid-19," katanya.

Sebagai informasi, tuntutan penting yang disuarakan HMI Cabang Kediri antara lain mewujudkan pendidikan yang humanis, mengedepankan prinsip ekologis dalam hal pembangunan fasilitas umum dan mewujudkan reformasi agraria yang sejati. Selain itu, para mahasiswa juga menolak tindakan kekerasan aparat kepada masyarakat melalui Pakta Integritas, dan himbauan ini disampaikan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri setingkat Kota Kediri, serta tuntutan terakhir mewujudkan reformasi birokrasi Pemerintah Kota Kediri yang sehat tanpa nepotisme.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00