Satu Keluarga Korban Bus Maut Dimakamkan Dalam Satu Liang lahat

Pemakan korban kecelakaan maut di tol Sumo

KBRN, Surabaya : 14 Jenazah korban kecelakaan maut bus pariwisata PO Ardiansyah di KM 712 Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo) telah di makamkan . Satu jenazah dimakamkan di Gresik sedangkan 13 diantaranya dimakamkan di Pemakaman Umum TPU Benowo Surabaya.

Sebelum diberangkatkan di peristirahatan terakhir, ke 13 korban asal Benowo di semayamkan dan di Sholatkan terlebih dahulu di Masjid Torikul Janah yang tidak jauh dari lokasi pemakaman.

Dari belasan korban yang meninggal ada yang masih satu keluarga. Mereka di makamkan dalam satu liang lahat. Menurut Didik Karyono, Ketua RW I Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya, satu keluarga itu sebenarnya terdiri dari ayah-ibu dan 3 orang anak. Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan satu anak dinyatakan selamat dan mengalami luka-luka. 

"Satu keluarga, terdiri dari suami istri dan dua orang anaknya. Sedangkan satu orang anaknya lagi selamat," tegasnya, Senin (16/5/2022).

Ia menambahkan, keempat orang yang terdiri dari satu keluarga itu pun di makamkan di dalam satu liang lahat. Keempat jenazah itu diketahui bernama Titis Hermi, Soni Suprayitno, Stevani Gracia, dan Steven Arthura. 

"Keempatnya di makamkan dalam satu liang lahat," tambahnya. 

Bus Ardiansyah Nopol S 7322 UW mengangkut 25 orang dari dari perjalanan Yogyakarta ke Surabaya menabrak tiang variable message sign (VMS) di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Senin pagi. Akibatnya 14 orang dinyatakan meninggal dunia dan belasan orang lainnya menderita luka berat. 

Kronologi kejadian berawal saat bus Ardiansyah bernopol S 7322 UW itu membawa penumpang kurang lebih 25 orang. Bus diketahui berangkat dari Jogja tujuan Surabaya. 

Bus melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat. Saat tiba di km 712+200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan  menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar