Inilah Hasil Autopsi 14 Korban Tewas Kecelakaan Bus Wisata di Tol Mojokerto

Ruang proses autopsi ke 14 korban meninggal akibat kecelakaan Bus Wisata di Tol Surabaya-Mojokertjo, Senin (16/5/2022). (FOTO/ANDRI SANTOSO)

KBRN, Mojokerto: Hasil autopsi ke 14 jenazah korban kecelakaan maut di Tol Surabaya-Mojokerto (SUMO) Jawa Timur pada Senin 16 Mei kemarin terungkap.

Seluruh korban meninggal dilakukan Aotopsi oleh tim DVI RS Bhayangkara Pol Polda Jawa Timur bersama Tim medis RSU dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto menyebut mayoritas korban meninggal karena luka serius di bagian kepala.

Twinki Rachmad Kordinator Instalasi Pemulasaran RSU dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto mengatakan, berdasarkan hasil rekonstruksi tubuh jenazah yang dilakukan Tim medis menyebutkan mayoritas korban meninggal lantaran mengalami cedera otak berat.

"Yang jelas mayoritas kebanyakan meninggal karena cedera otak berat. Jadi traumanya dari kepala," kata Twinki Kepada Radio Republik Indonesia saat ditemui ruang kerjanya, Senin (16/5/2022).

Twinki mengungkapkan, ke 14 warga Benowo Kota Surabaya yang meninggal tersebut mayoritas diduga mengalami benturan yang sangat keras hingga terjadi trauma dari bagian kepala.

Dalam proses rekonstruksi Ke 14 jenazah korban Bus naas tersebut membutuhkan waktu paling lama 20 menit untuk satu jenazah. Kepada RRI Twinki menjelaskan, tingkat kerusakan organ tubuh korban mempengaruhi durasi proses tersebut untuk mengetahui pasti penyebab meninggalnya, mulai pembenahan organ hingga proses akhir yakni pemulasaran.

"Kalau identifikasi itu cepat, secara visual saja Keluarga bisa mengenali. Tapi yang lama itu rekonstruksi, ada yang bisa sampai 10 hingga 20 menit, tergantung kondisi lukanya," terang Twinki.

Sejak proses evakuasi Kecelakaan maut yang terjadi di KM712 Jalur A. Pada Senin 16 Mei sekitar pukul 06.45 WIB. Ke 14 jenazah korban seluruhnya sudah dipulangkan ke rumah duka masing-masing pada Senin petang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar