Amankan Sopir Truk, BC Kediri Selamatkan Kerugian Negara Rp 1,483 M

Amankan Sopir Truk, BC Kediri Selamatkan Kerugian Negara Rp 1,483 M. (Foto: Ayu Citra)
Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Sunaryo menjelaskan, mayoritas rokok polos yang diamankan tidak dilekati pita cukai dan tidak mencantumkan tempat asal produksi. (Foto: Ayu Citra)

KBRN, Kediri: Kantor Bea Cukai Kediri berhasil mengamankan 1,92 juta batang rokok ilegal dari seorang Sopir Truk berinisial AL. Pria tersebut ditangkap saat melintas di Jalur Trans Jawa.

"Dari pengamanan barang bukti rokok polos ini, perkiraan nilai barang, setara dengan Rp 2,188 Miliar dengan potensi kerugian negara yang diselamatkan oleh Kantor Bea Cukai Kediri mencapai sekitar Rp 1,483 Miliar," kata Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Sunaryo, saat menggelar konferensi pers di Kantor Bea Cukai Kediri, Kamis (19/5/2022).

Sunaryo merinci, dari jutaan batang rokok ilegal yang diamankan, barang tersebut meliputi Sigaret Kretak Mesin  (SKM) merek SBR sebanyak 113 karton atau setara 1.808.000 batang. Kemudian, ada pula rokok tanpa dilekati pita cukai jenis SKM merek RQ PRO RIZQUNA sebanyak 7 karton atau setara 112.000 batang.

Ditambahkan salah satu penyidik Bea Cukai Kediri, Nur Indra mengatakan, pengamanan rokok ilegal ini terjadi pada hari Rabu, 11 Mei 2022 sekitar pukul 22.30 WIB, di mana Tim Unit Intelijen dan Penindakan (Indak) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri berhasil melakukan kegiatan operasi penindakan BKC ilegal pada jalur distribusi rokok ilegal.

"Memang kelihatannya aneh menetapkan status tersangka kepada sopir truk ini, tapi hal itu kami lakukan untuk bisa mengembangkan kasus ini dan mampu menemukan siapa pemilik produk tersebut. Hal ini juga sesuai dengan komitmen kami untuk memberantas peredaran rokok tanpa dilekati pita cukai," katanya.

Diketahui, Operasi Penindakan dilakukan berdasarkan hasil operasi intelijen yang mendeteksi adanya rencana pengiriman BKC ilegal, berupa rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) polosan tanpa dilekati pita cukai. Rokok polosan ini dimuat dalam sarana angkut barang berupa truk dengan nomor polisi AE 8596 XX dari wilayah Jawa Timur menuju wilayah Jawa Tengah, dengan melewati ruas Jalan Tol Trans Jawa.

Setelah truk melintasi wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Kediri,  Tim Indak bergerak melakukan operasi penindakan berupa pengejaran terhadap sarana pengangkut, berupa truk hingga berhasil dilakukan penghentian dan pencegahan di Exit Tol Mojokerto-Jombang di KM 686 Kabupaten Jombang.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar