Gugur Tertembak KKB, Jenazah Prada Beryl Dikebumikan Di Kabupaten Kediri

Gugur Tertembak KKB, Jenazah Prada Beryl Dikebumikan Di Kabupaten Kediri. (Foto: istimewa)
Suasana di rumah duka Prada Beryl. (Foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Prajurit TNI AD, Prada Beryl Kholif Al Rohman, anggota Satgas Yonif PR 431/SSP yang dinyatakan gugur, akibat tertembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua bakal dikebumikan di Kabupaten Kediri.

Hal tersebut, dipastikan Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri Letkol INF Rully Eko Suryawan.

Letkol INF Rully mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi untuk persiapan pelaksanaan pemakaman Prada Beryl. Saat ini, jenazah Prada Beryl saat ini tengah disemayamkan di Mayonif RK 751/VJS dan besok akan dilakukan upacara pengantaran sekaligus pemberangkatan jenazah dari Jayapura menuju Makassar. Lalu,  Jumat sore, jenazah Prada Beryl akan diberangkatkan dari Makassar ke Surabaya, dan dilanjutkan ke kediaman di rumah duka, di Kabupaten Kediri.l, Jawa Timur.

"Nanti upacara pemakaman akan direncanakan pada Sabtu pagi. Saat ini kami tengah mempersiapkan semua keperluan terkait pemakaman," ungkap Letkol Rully saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2022).

Diketahui, jenazah Prada Beryl akan dibawa ke rumah duka pada Jumat sore (1/7/2022). Kemudian, upacara pemakaman dilaksanakan pada hari Sabtu (2/7/2022), di TPU Dusun Sukoharjo, Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Terpisah, Ibu Kandung Prada Beryl, Yulianah mengatakan, sangat terkejut dengan peristiwa baku tembak yang mengakibatkan anaknya kehilangan nyawa di Pegunungan Bintang, Papua, pada Rabu (29/6/2022).

"Waktu itu saya menerima telepon WhatsApp dari teman putra saya yang juga tugas di sana, pada hari Rabu (29/6). Saya terkejut dan hampir pingsan mendengar kabar, bahwa Beryl terkena tembakan di bagian paha, tepatnya saat pos TNI di Papua sedang diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB)," katanya.

Namun, lanjut Yulianah, atas kejadian ini pihaknya mengaku ikhlas. Apalagi menjadi tentara adalah cita-cita anak kandungnya sejak lama.

"Dulu sempat ingin menjadi tentara Angkatan Laut (AL). Namun, jodohnya ternyata di TNI Angkatan Darat (AD), ya saya senang dan bangga, karena cita-cita Beryl ingin jadi TNI sudah tercapai. Namun, dengan kejadian ini, saya ikhlas, karena peristiwa ini sudah kehendak Yang Maha Kuasa," katanya.

Diketahui, atas insiden ini banyak kiriman karangan bunga yang ditujukan oleh sejumlah instansi, karena merasa ikut kehilangan sosok Beryl yang dikenal baik dan taat ibadah. Beberapa ucapan ini di antaranya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen Nur Cahyanto, Danrem 082/ CPYJ Kolonel Inf Unang Sudargo, Danrem 172/ PWV Brigjen J.O Sembiring, serta Komandan Kodim 0809/ Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar