Hakim PN Sidoarjo Vonis Bersalah ASN Puskesmas di Pasuruan Pelaku KDRT

Salah satu agenda sidang terdakwa dr Hindayani Suci Utami di Pengadilan Negeri Sidoarjo. (FOTO/ISTIMEWA)

KBRN, Sidoarjo: Pegawai Puskesmas Prigen, Kabupaten Pausuruan bernama dr. Hindayani Suci Utami dinyatakan bersalah. Perempuan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu didakwa telah melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

dr. Hindayani Suci Utami dilaporkan sang suami berinisial drg. AS karena tindakan melakukan tindak kekerasan pemukulan terhadap sang suami hingga korban mengalami luka. Amar putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Eni Sri Rahayu SH, MH. yang digelar di ruang sidang Kartika Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu (26/1/2022)

Persidangan ini dihadiri dr. Handayani Suci Utami selaku terdakwa, Penasihat Hukum (PH) terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Atas putusan tersebut terdakwa masih pikir-pikir dulu apakah menerima putusan tersebut atau banding. Dan Majelis Hakim memberikan waktu 7 hari ke depan.

Dalam Amar Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim selama 13 menit hingga akhirnya terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman tersebut. Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang dihadirkan selama proses persidangan.

Sementara, JPU Kejari Sidoarjo Budhi mengatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Menurutnya, Pasal 44 ayat 4 ancaman hukuman maksimal 4 bulan. 

"Saya pikir-pikir dulu selama tujuh hari. Putusan ini saya laporkan dulu ke pimpinan. Jadi kami ada tujuh hari ke depan untuk menentukan sikap," terang Budhi usai sidang.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa dr. Handayani Suci Utami dan drg. AS selaku korban.

Hal Ini diperkuat dengan hasil visum yang dikeluarkan oleh rumah sakit Arofah Anwar Medika, Sukodono Sidoarjo. Dari hasil rekam medis menyatakan bahwa korban mengalami kekerasan fisik yaitu memar sepanjang 5cm.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar