Dinilai Krusial, Komisi A DPRD Jatim Usulkan Perubahan Perda P4GN

Rohani, juru bicara Komisi A DPRD Jatim (Foto: Anik RRI)

KBRN, Surabaya : Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) menyampaikan nota penjelasan terhadap Perubahan Perda No.13 Tahun 2016 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN). 

Nota penjelasan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, sekaligus juru bicara Komisi A, Rohani pada rapat Paripurna, Jumat (27/5/2022) di gedung DPRD Jatim, Jl. Indrapura, Surabaya. 

Dijelaskannya, Perda P4GN seyogyanya dicabut dan diganti dengan Perda yang baru, karena telah terjadi perubahan muatan lebih dari 50%. 

"Hal tersebut sejalan dengan rekomendasi Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Jawa Timur agar Perda P4GN yang lama dicabut, dan diganti dengan penyusunan Perda Baru," terangnya. 

Oleh karena itu, Komisi A DPRD Jatim telah menyiapkan dua konsep rancangan Perda, yakni rancangan Perda perubahan dan rancangan Perda baru. 

Apabila nantinya dalam pembahasan Raperda antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD Jawa Timur terdapat kesepakatan bersama untuk mencabut Perda P4GN yang lama serta penyusunan Perda baru. 

"Maka Komisi A DPRD Jawa Timur telah mempersiapkannya," ujarnya. 

Setidaknya, Komisi A DPRD Jatim mencatat ada 8 poin penting dalam usulan perubahan Perda P4GN, yang kemudian dijabarkan dalam 24 angka dan diformulasikan dalam 32 pasal. 

"Sedangkan Perda P4GN sendiri hanya terdiri dari atas 31 pasal. Perubahan yang dilakukan terhadap Perda P4GN, secara garis besar bersifat substantif dan krusial dari materi muatan yang diatur dalam Permendagri no 12 tahun 2019," paparnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar