Indahnya Sembelih Hewan Kurban Tradisional Masa PPKM Darurat

Menjelang selebih sapi
Saat memotong daging kambing secara gotong royong

KBRN, Sidoarjo : Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, walaupun diperpanjang hingga 25 Juli 2021, tetapi kegiatan menyembelih hewan kurban tetap jalan sebagaimana kebiasaan.

Di beberapa tempat di Kabupaten Sidoarjo, dan Jawa Timur pada umumnya, masih banyak warga menyelenggarakan kegiatan menyembelih hewan kurban secara tradisional, termasuk di Kelurahan Celep Sidoarjo, masyarakat dengan dikoordinir Ketua RT menyelenggarakan kegiatan sembelih hewan kurban di lapangan umum.

“Indahnya kalau menyembelih hewan kurban masih secara tradisional, warga bisa ikut takbiran, anak-anak senang ikut menyaksikan pelaksanaan ibadah berkurban, ya bermanfaatlah,” kata Ketua RW 1. Kelurahan Celep Saiful.

Menurut dia, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban setelah tingkat kelurahan atau satu lingkungan Celep Utara tidak menyelenggarakan, maka menjadi inisiatif RT menyelenggarakan dengan protokol kesehatan,” katanya.

Diketahui, pada Selasa (20/7/2021) RT 2 menyelenggarakan, dan sekarang RT 1 dan RT 3 satu kepanitiaan.

Potret Penyelengaraan ibadah sunnah muakadah menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 H secara tradisional, dapat berjalan dengan baik, protokol kesehatan dan rapat menggairahkan warga.

Dia menjelaskan, bahwa warga dari anak-anak sampai orang tua yang ikut berkurban maupun yang hanya menyaksikan kelihatan senang, dan ikut takbiran juga ikut gotong royong memotong daging hewan kurban sekaligus membantu membagikan kepada warga sekitar. “Inilah indahnya kalau diadakan dengan tradisional, ramai dan menyenangkan,” tandasnya, Rabu (21/7/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00