FOKUS: #PPKM MIKRO

Bangkalan Terdampak Kekeringan, Air Bersih Mulai Disalurkan

Bupati Bangkalan Melepas Keberangkatan Droping Air Bersih (RRI/Miftah)

KBRN, Bangkalan: Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menetapkan status darurat kekeringan yang dibarengi dengan pengiriman air bersih ke wilayah desa terdampak kekeringan, yang dilepas langsung oleh Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, dari halaman Pendopo Agung, Bangkalan, Senin (26/7/2021).

Abdul Latiof Imron mengatakan, musim kemarau saat ini sudah mulai ada sejumlah desa yang terdampak kekeringan sehingga pihaknya segera mengirimkan air bersih ke desa-desa terdampak.

“Kami awali dari tiga Kecamatan, yaitu di Kecamatan Galis, Arosbaya dan Kecamatan Klampis, dengan menggunakan lima armada tangki air bersih berkapasitas 5.000 dan 6.000 liter," ungkap Abdul Latif kepada RRI.co.id dan awak media lainnya di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (26/7/2021).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rizal Morris mengutarakan, yang masuk laporan terdampak kekeringan saat ini sebanyak 6 (enam) Kecamatan di 35 Desa, dan pengiriman sekaligus penyaluran air bersih dilakukan setiap hari secara bergantian.

“Yang berpotensi terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini hasil evaluasi tahun sebelumnya sebanyak 13 Kecamatan di 85 Desa dan kami memprioritaskan desa-desa yang berstatus kering kritis,” ujarnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00