FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Hujan Es dan Puting Beliung, Depok Berantakan

Dilanda hujan lebat disertai angin puting beliung sekitar satu jam mulai Pukul 16:30 WIB hingga Pukul 17:30 WIB, Selasa petang (21/9), membuat porak poranda beberapa wilayah padat penduduk di Kota Depok, Jawa Barat (Rido Lingga/RRI)

KBRN, Depok: Dilanda hujan lebat disertai angin puting beliung sekitar satu jam mulai Pukul 16:30 WIB hingga Pukul 17:30 WIB, Selasa petang (21/9), membuat porak poranda beberapa wilayah padat penduduk di Kota Depok, Jawa Barat.

Informasi yang berhasil dihimpun RRI, di RT01/RW22, Jalan Haji Dimun, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, ada sekitar 22 atap rumah warga terangkat dan rusak parah.

"Warga sempat histeris dan ketakutan keluar rumah saat kejadian tersebut," ujar Ridwan, warga setempat kepada RRI.co.id.

Kondisi serupa juga terjadi pada puluhan kios dan ruko di pinggir Jalan Raya Kartini, Jalan Raya Cagar Alam, Kampung Baru, Beji dan lainnya. 

Di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, hujan lebat disertai angin puting beliung itu juga disertai hujan es.

Hujan es itu juga menyebabkan beberapa pohon besar tumbang ke badan jalan. 

BACA JUGA: Detik-detik Robohnya Reklame RS Hermina Depok

Sampai sat ini belum mendapatkan informasi apakah ada korban atau tidak dalam kejadian tersebut.

Namun petugas Dinas Damkar Kota Depok dibantu tim Satgas DPUPR Depok sudah mengevakuasi pohon yang tumbang di lokasi. 

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok Gandara Budiana mengakui banyak pohon tumbang dan atap rumah roboh akibat hujan disertai angin puting beliung yang terjadi Selasa (21/9) petang itu.

"Sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah kerusakan dan kerugian karena anggota masih di lapangan tengah membantu masyarakat mengevakuasi," ucap Gandara.

Sementara itu, Kabid Penanggulangan Bencana pada DPKP Kota Depok Denny Romulo mengatakan ada sebanyak 29 laporan masuk lokasi pohon tumbang di Depok.

Hingga saat ini anggota Dinas Damkar Depok baru selesai mengevakuasi 15 titik pohon tumbang.

"Ada 29 titik pohon tumbang yang masuk ke kami. Hingga saat ini baru 15 titik yang sudah selesai dikerjakan," tutut Denny. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00