FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Musim Hujan, Jakarta Utara Waspadai Titik Genangan

Ilustrasi / Pengendara sepeda motor melintas saat hujan di jalan raya (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar rapat koordinasi dalam menghadapi musim hujan mendatang.

Rapat koordinasi salah satunya memetakan titik genangan sekaligus mencarikan solusi yang harus segera diatasi.

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, penanggulangan genangan tidak bisa dikerjakan sepihak pemerintah saja, melainkan juga melibatkan pemangku kepentingan lainnya (stakeholder) dan elemen masyarakat. 

“Kita terus berupaya memetakan sekaligus mencari solusi agar titik-titik genangan di Jakarta Utara sehingga berkurang dibandingkan tahun lalu,” kata Ali kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (22/9/2021). 

Salah satu upaya mengurangi titik genangan ini, dilakukan dengan mengadakan gerebek lumpur dan sampah yang mulai diintensifkan baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun tingkat kota.

Termasuk menyiapkan posko banjir untuk memberikan informasi lengkap bagi masyarakat terkait dengan demografi wiliayah, curah hujan, sarana dan prasarana, hingga titik pengungsian.

“Untuk penyiagaan pompa baik pompa stasioner dan mobile Alhamdulillah sudah kami cek kondisinya baik. Ada beberapa yang saat ini dalam perbaikan tapi November mendatang semuanya sudah oke kondisinya (siap dioperasikan),” jelasnya.

Sementara Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Utara, Adrian Mara Maulana memastikan, sejumlah titik genangan berulang seperti di Jalan Gaya Motor Raya, Tanjung Priok telah diatasi secara berkesinambungan.

Titik genangan tersebut diatasi dengan memperlebar dan memperdalam saluran air hingga mengganti mesin pompa stasioner yang semula berkapasitas lima ratus liter per detik kini menjadi seribu liter per detik.

“Kami fokuskan pada sejumlah titik yang diperkirakan perlu perhatian khusus saat musim hujan tahun ini,” tambahnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00