Pemadam Kebakaran dan Proteksi Rutan

Ilustrasi Lapas Kelas I Tangerang. (Dok.Ist)

 KBRN, Jakarta: Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Pusat menyatakan, sistem proteksi keselamatan harus ada regulasi khusus mengatur standar proteksi di semua instansi.

Teramsuk, standar proteksi keselamatan untuk Lembaga Pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). 

"Dari hasil pemeriksaan memang di temukan hal-hal yang perlu segera diperbaiki. Namun usul kami dari Gulkarmat kepada teman-teman di Kemenkumham sebaiknya memang ada regulasi khusus yang mengatur standar proteksi keselamatan kebakaran untuk lapas dan rutan," ujar Kepala Seksi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Deni Andrias saat dihubungi, Kamis (23/9/2021). 

Deni menjelaskan, standar khusus proteksi keselamatan kebakaran pihaknya mencontohkan seperti yang ada di rumah sakit. Menurutnya Lapas dan Rutan, sangat perlu adanya aturan standar khusus. 

"Karena mereka punya karakter khusus dengan resiko yang tidak bisa diumumkan dengan bangunan bangunan kantor atau bangunan lainnya. karakter resiko khusus di pemasyarakatan ini perlu disikapi sehingga proteksi bisa sesuai dan efektif," jelas Deni.  

Deni menerangkan, proteksi kebakaran khusus dilihat dari sisi deteksi dini, sistem peringatan dini, pemadaman dini otomatis, pemadaman dini manual dan SOP evakuasi, alat pemadam dan lainnya.

Menilik karakter penghuni rutan dan lapas itu berbeda dengan perkantoran umumnya, perlu ada teknologi khusus dan engineering khusus. 

Sebab, kata dia, juga terdapat alat proteksi kebakaran juga tidak dapat ditempatkan di sel sel warga binaan karena akan ada resiko lain.

"Harus ada kajian khusus seperti apa sistem proteksi kebakaran yang cocok diterapkan di Rutan dan Lapas. Supaya bisa dirumuskan seperti apa sistem proteksi keselamatan kebakaran yang paling sesuai diterapkan di tempat seperti ini," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00