FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Banjir Seram Bagian Timur, Puluhan Rumah Terendam

KBRN, Bula:  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melaporkan banjir yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur pada Minggu (23/1/2022) malam mengakibatkan sebanyak 77 rumah warga yang berada di desa Waesamet, kecamatan Bula Barat.

Selain itu, sekitar 250 jiwa yang tinggal di beberapa jalur pemukiman transmigrasi di desa tersebut mengungsi. Kepala BPBD kabupaten SBT Usman Keliobas menjelaskan , banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIT hingga 12.00 WIT pada Minggu kemarin.

Berdasarkan informasi dari warga, Usman menuturkan, banjir disebabkan meluapnya bendungan yang berada di belakang desa tersebut.

Terkait bencana itu,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meninjau lokasi banjir yang melanda kawasan transmigrasi di daerah tersebut, Selasa (25/1/2022) siang.

Kepala BPBD kabupaten SBT Usman Keliobas menjelaskan, tinjauan itu dilakukan untuk memastikan langkah penanganan darurat pasca bencana.

"Kita diperintahkan pak Bupati untuk meninjau lokasi agar dilakukan penanganan segera," ujarnya kepada RRI.co.id melalui sambungan WhatsApp, Selasa (25/1/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Waesamet Alfin Rumatumia melaporkan, hingga Senin (24/1/2022) sore banjir belum surut.

Karena itu, warga telah dievakuasi ke sejumlah tempat yang aman. Alfin menjelaskan, rumah warga yang terendam banjir berada di jalur 1,2,6 dan jalur 8 dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

"Korban banjir pada beberapa titik tersebut diatas kami efakuasi menuju dua titik terdekat dari lokasi banjir," kata Alfin dalam laporan tertulis yang di sampaikan ke Bupati Abdul Mukti Keliobas," Senin (24/1/2022).

Alfin menambahkan, selain rumah warga, banjir juga merendam puluhan hektar lahan padi di desa tersebut dan terancam gagal panen.  Menurut Alfin, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar